Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

News

Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi

badge-check


					Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi Perbesar

Tanjung Balai — harianpaparazzi.com | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung Balai Asahan bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan resmi meluncurkan Gerai Produk UMKM hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan di Lounge Imigrasi, Selasa (3/3/2026).

Peresmian gerai UMKM warga binaan itu digelar di Lapangan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Balai Asahan mulai pukul 09.30 WIB. Kepala Lapas, Kepala Kantor Imigrasi, pejabat eselon IV dan V, serta jajaran staf dari kedua instansi hadir dalam kegiatan tersebut.

Acara diawali dengan laporan dari Kasi Binadik dan Giatja kepada pimpinan kedua instansi. Laporan tersebut memaparkan kesiapan teknis sekaligus konsep pengelolaan gerai UMKM warga binaan yang kini mulai beroperasi di area publik.

Kepala Kantor Imigrasi dalam sambutannya mengapresiasi kolaborasi yang terjalin. Ia menilai sinergi ini menjadi bentuk konkret dukungan terhadap program pembinaan kemandirian warga binaan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Tanjung Balai Asahan, Refin Tua Simanullang, menegaskan bahwa kehadiran gerai UMKM warga binaan bukan sekadar seremoni. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi ruang produktif agar warga binaan mampu menunjukkan kualitas karya yang memiliki nilai ekonomi.

“Gerai ini menjadi simbol bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan produk layak jual. Kami ingin mereka memiliki kepercayaan diri dan kesiapan saat kembali ke tengah masyarakat,” ujar Refin.

Kasi Binadik dan Giatja menambahkan, seluruh produk yang dipasarkan merupakan hasil pembinaan kemandirian yang telah melalui proses pelatihan dan pengawasan. Produk yang ditampilkan telah diseleksi sebagai karya terbaik warga binaan.

Dengan penempatan gerai UMKM warga binaan di Lounge Imigrasi, pihaknya optimistis jangkauan pemasaran akan semakin luas. Lokasi tersebut dinilai strategis karena diakses masyarakat umum yang mengurus layanan keimigrasian.

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Lapas bersama Kepala Kantor Imigrasi sebagai tanda dimulainya operasional gerai. Momentum itu sekaligus memperkuat komitmen kedua instansi dalam mendukung pemberdayaan warga binaan secara berkelanjutan.

Program ini merupakan tindak lanjut Surat Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS_UM01.01.27 Januari 2026 tentang fasilitasi gerai UMKM hasil karya warga binaan pada Lounge Imigrasi. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mencerminkan sinergi antarunit pelaksana teknis dalam menjalankan kebijakan pembinaan sesuai regulasi yang berlaku. (AK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ingatkan Kader: Jangan Cuma Pakai Seragam, Kartu Anggota Juga Harus Beres

21 Juni 2026 - 16:09 WIB

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Batu Bara Tambal Jalan Berlubang di Jalinsum Simpang Dolok

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Firdaus usulkan SMSI Nahkodai Persiapan dan Pelaksanaan HPN 2026

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

Hasil Seleksi JPT Pratama Disorot, Ketua SMSI Samosir Minta Evaluasi Rekam Jejak Calon Kadis Perkim

18 Juni 2026 - 22:15 WIB

Libatkan Warga dalam Pencegahan, Polres Labuhanbatu Dorong Optimalisasi Kampung Bebas Narkoba

18 Juni 2026 - 22:06 WIB

Trending di News