Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Aceh

Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan

badge-check


					Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan Perbesar

ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com – Upaya penanganan kesehatan pasca banjir terus dilakukan di berbagai titik terdampak. Pada Rabu (3/12/2025), pengobatan massal digelar di Desa Lung Tuha, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, melibatkan kolaborasi lintas lembaga, baik dari dalam maupun luar negeri.

Tim medis dari NGO BSR Malaysia hadir langsung ke lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang mulai mengalami berbagai keluhan pasca banjir, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, diare, serta penyakit akut lainnya yang rentan muncul saat masa pascabanjir.

Kegiatan ini turut didukung oleh tim kesehatan Aceh Utara, serta sejumlah pejabat dan tenaga medis dari rumah sakit daerah. Hadir di lokasi, Syafi’i, Wakil Direktur Umum RSU Jiwa Banda Aceh, yang memantau langsung jalannya pengobatan massal.

Selain itu, Saiful Amri, Kabid Keperawatan RSU Cut Meutia Aceh Utara, juga ikut turun bersama tim perawat untuk memastikan seluruh layanan kesehatan berjalan cepat dan efektif.

“Kami melihat banyak warga yang mulai mengeluh demam, batuk, gatal-gatal, dan kelelahan. Pengobatan massal ini penting untuk mencegah munculnya wabah penyakit pasca banjir,” ujar salah satu petugas medis di lokasi.

Warga Lung Tuha menyambut antusias kehadiran tim kesehatan tersebut. Dalam situasi sulit setelah tempat tinggal dan aktivitas terganggu banjir, pelayanan medis gratis ini dianggap sebagai bentuk perhatian yang sangat diperlukan.

Hingga sore hari, ratusan warga telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan umum, pemberian obat, hingga konseling kesehatan terkait kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit.

Pemerintah daerah bersama NGO dan lembaga kesehatan berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan serupa di desa-desa lain yang masih terdampak banjir di wilayah Aceh Utara.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trending di Aceh