Menu

Mode Gelap
Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon?

Aceh

Masyarakat Meminta Pemerintah Perbaiki Jembatan Natam Amblas di Aceh Tenggara

badge-check


					Masyarakat Meminta Pemerintah Perbaiki Jembatan Natam Amblas di Aceh Tenggara Perbesar

Aceh Tenggara , harianpaparazzi.com – Warga di Kecamatan Darul Hasanah mendesak pemerintah Aceh Tenggara untuk segera memperbaiki kembali oprit jembatan Natam yang amblas di Desa Simpang Empat Tanjung. Oprit jembatan amblas tersebut rusak akibat tergerus hujan deras dan meningkatnya debit air sungai Alas.

Amatan harianpaparazzi.com dilokasi saat ini Oprit Jembatan Natam amblas tersebut untuk sementara menggunakan jembatan darurat terbuat dari papan yang hanya dilintasi oleh kendaraan roda dua dan belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

“Dampak dari putus nya oprit jembatan natam dapat menghambat dan mengganggu perekonomian masyarakat dan terganggu nya para petani menjual hasil panen menuju perkotaan,” kata warga Tanjung Mbakhu, Kecamatan Darul Hasanah, Irma (32) kepada harianpaparazzi.com, Rabu (14/05/2025).

Irma menyampaikan bahwa jembatan ini akses penghubung empat kecamatan yaitu Darul Hasanah, Babusalam, Badar dan Ketambe. Dampak dari putusnya oprit jembatan Natam, warga setempat kesulitan membawa hasil panen menuju perkotaan mengunakan kendaraan roda empat karena tidak ada jalur alternatif lain selain melintas dari perbukitan Lawe Sikap dengan jarak tempuh yang sangat jauh.

Kemudian akibat dari terputus nya akses jembatan tersebut, membuat hasil panen petani seperti jagung, karet dan lain sebagainya harus dibebani dengan biaya ongkos agar bisa diangkut oleh pengepul. Sehingga berpengaruh dengan harga jual hasil bumi para petani.

“Kami meminta kepedulian pemerintah Aceh Tenggara melalui dinas terkait untuk dapat mencari solusi supaya oprit jembatan natam amblas segera diperbaiki dan bisa dilalui kembali seperti dulu lagi,” ucapnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir

14 Januari 2026 - 23:41 WIB

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026 - 20:24 WIB

Aksi Dua LSM di Depan Polda Aceh Disorot, LSM Penjara Sebut Ada Kepentingan Tersembunyi

14 Januari 2026 - 20:00 WIB

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Trending di Aceh