Menu

Mode Gelap
Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

Aceh

Masyarakat Meminta Pemerintah Perbaiki Jembatan Natam Amblas di Aceh Tenggara

badge-check


Masyarakat Meminta Pemerintah Perbaiki Jembatan Natam Amblas di Aceh Tenggara Perbesar

Aceh Tenggara , harianpaparazzi.com – Warga di Kecamatan Darul Hasanah mendesak pemerintah Aceh Tenggara untuk segera memperbaiki kembali oprit jembatan Natam yang amblas di Desa Simpang Empat Tanjung. Oprit jembatan amblas tersebut rusak akibat tergerus hujan deras dan meningkatnya debit air sungai Alas.

Amatan harianpaparazzi.com dilokasi saat ini Oprit Jembatan Natam amblas tersebut untuk sementara menggunakan jembatan darurat terbuat dari papan yang hanya dilintasi oleh kendaraan roda dua dan belum bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

“Dampak dari putus nya oprit jembatan natam dapat menghambat dan mengganggu perekonomian masyarakat dan terganggu nya para petani menjual hasil panen menuju perkotaan,” kata warga Tanjung Mbakhu, Kecamatan Darul Hasanah, Irma (32) kepada harianpaparazzi.com, Rabu (14/05/2025).

Irma menyampaikan bahwa jembatan ini akses penghubung empat kecamatan yaitu Darul Hasanah, Babusalam, Badar dan Ketambe. Dampak dari putusnya oprit jembatan Natam, warga setempat kesulitan membawa hasil panen menuju perkotaan mengunakan kendaraan roda empat karena tidak ada jalur alternatif lain selain melintas dari perbukitan Lawe Sikap dengan jarak tempuh yang sangat jauh.

Kemudian akibat dari terputus nya akses jembatan tersebut, membuat hasil panen petani seperti jagung, karet dan lain sebagainya harus dibebani dengan biaya ongkos agar bisa diangkut oleh pengepul. Sehingga berpengaruh dengan harga jual hasil bumi para petani.

“Kami meminta kepedulian pemerintah Aceh Tenggara melalui dinas terkait untuk dapat mencari solusi supaya oprit jembatan natam amblas segera diperbaiki dan bisa dilalui kembali seperti dulu lagi,” ucapnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

58 Persen Layanan Air Bersih Pulih, Warga Aceh Tamiang Masih Hadapi Air Keruh Pascabanjir

4 Maret 2026 - 22:01 WIB

Budi Afrizal, Sosok Pemimpin Humanis

4 Maret 2026 - 19:15 WIB

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara

4 Maret 2026 - 10:59 WIB

Nurlela Ditunjuk Jadi Plt Kepala Dinas DPPKB Agara

3 Maret 2026 - 23:41 WIB

5.121 KK di Aceh Tamiang Terima Bantuan Rehab Rumah, Dana Disalurkan Langsung ke Toko Material

3 Maret 2026 - 23:14 WIB

Trending di Aceh