Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Headline

Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya

badge-check


					Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Perbesar

Lhokseumawe | Harianpaparazzi.com — Hujan ekstrem yang mengguyur wilayah Kota Lhokseumawe dan sekitarnya sejak Jumat, 21 November 2025, kembali memuncak pada Selasa pagi (25/11). Hingga berita ini diterbitkan, intensitas hujan masih sangat tinggi dan menyebabkan banjir meluas di sejumlah titik, termasuk kawasan pemukiman dan pusat kota.

Sejumlah wilayah seperti Cot Girek, Meunasah Manyang Kandang dan sekitarnya menjadi lokasi yang terdampak. Di daerah itu, ketinggian air dilaporkan mencapai sepinggang orang dewasa di beberapa titik, merendam rumah warga dan memaksa sebagian penduduk mengevakuasi barang berharga mereka ke tempat yang lebih tinggi.

Tak hanya kawasan pemukiman, akses utama di wilayah perkotaan Lhokseumawe turut lumpuh. Genangan tinggi juga terjadi di jalan nasional depan Politeknik Negeri Lhokseumawe, yang menyebabkan arus lalu lintas macet parah hingga tidak dapat dilalui kendaraan kecil. Beberapa pengendara terpaksa memutar arah sementara sebagian lainnya terjebak dalam antrean panjang akibat derasnya aliran air yang menutupi badan jalan.

Genangan air juga terlihat di ruas-ruas jalan utama lainnya, beberapa pertokoan, serta perumahan warga. Aktivitas masyarakat terpantau sangat terbatas akibat arus air yang deras dan tingginya curah hujan.

Menurut informasi terbaru dari BMKG, curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diperkirakan masih akan berlangsung hingga 24 jam ke depan. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi banjir susulan, tanah longsor di beberapa titik rawan, serta imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap peningkatan debit sungai.

Warga berharap pemerintah bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk membuka akses evakuasi, menyediakan posko bantuan, serta memastikan saluran air dan drainase berfungsi untuk menurunkan ketinggian air.

Situasi di lapangan masih berkembang. Tim gabungan BPBD, TNI–Polri, dan relawan terus melakukan pemantauan serta evakuasi di lokasi-lokasi yang terdampak paling parah.

Redaksi akan terus memperbarui informasi apabila terdapat perkembangan terbaru. (Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Rumah Sakit Kewalahan, Alarm Krisis Kesehatan Menguat Pascabanjir Aceh

27 Desember 2025 - 17:36 WIB

AJI Lhokseumawe Kecam Perampasan HP Wartawan oleh Oknum TNI di Aceh Utara

25 Desember 2025 - 20:30 WIB

Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal

24 Desember 2025 - 23:06 WIB

Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

13 Desember 2025 - 10:38 WIB

Trending di Headline