Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan

badge-check


					Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Dugaan pengambilalihan tanah milik masyarakat kembali memicu protes di Kota Lhokseumawe. Warga menuding UIN Arasy bersama BPN Kota Lhokseumawe bertindak sewenang-wenang dengan mengambil alih tanah yang sudah bersertifikat maupun yang memiliki akta jual-beli resmi.

Evi Fitriani Panggabean, adik kandung Tri Nugroho yang terdampak, menegaskan, “Dengan kedok agama dan institusi resmi, mereka merampok tanah masyarakat. Baik yang sudah bersertifikat maupun yang memiliki akta jual-beli. Dasar hukumnya apa yang bisa diambil oleh UIN Arasy hingga begitu mudah mengambil tanah orang?”

Menurut Evi, dugaan ini menunjukkan adanya permainan terstruktur antara UIN Arasy dan BPN, yang menurutnya mirip praktik mafia tanah. Warga khawatir, tindakan ini bukan hanya menyalahi hukum, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan dan lembaga pemerintah yang seharusnya melindungi hak masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UIN Arasy dan BPN Kota Lhokseumawe belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan ini. Warga berencana menggelar aksi damai jika tidak ada klarifikasi dalam waktu dekat.

Kasus ini menambah daftar panjang sengketa tanah di Aceh yang menimbulkan keresahan publik dan menimbulkan pertanyaan serius soal transparansi dan akuntabilitas lembaga negara serta institusi pendidikan di daerah.( tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Trending di Aceh