Menu

Mode Gelap
Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu

Aceh

Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban

badge-check


					Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Sejumlah kontraktor di Kota Lhokseumawe mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang mengatasnamakan program pembangunan rumah bagi kaum duafa. Komplotan tersebut diduga menjalankan aksinya dengan modus menawarkan proyek pembangunan rumah bantuan kepada para kontraktor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, komplotan tersebut diduga dipimpin oleh seseorang berinisial Z. Pelaku disebut-sebut melakukan pendekatan kepada para kontraktor dengan cara melobi dan menjanjikan proyek pembangunan rumah duafa dalam jumlah tertentu.

Setelah para kontraktor tertarik untuk ikut serta dalam proyek tersebut, para pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya administrasi, pengurusan berkas, hingga operasional kegiatan.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa uang yang dikumpulkan dari para kontraktor diduga disetorkan kepada pimpinan kelompok tersebut.

“Awalnya dijanjikan proyek pembangunan rumah duafa. Setelah itu diminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan operasional. Belakangan baru diketahui diduga ini bagian dari modus penipuan,” ujar sumber tersebut.

Hingga saat ini, jumlah kontraktor yang diduga menjadi korban serta total kerugian yang dialami masih dalam proses pendataan. Beberapa korban disebut tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

Para korban diimbau segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lhokseumawe agar kasus ini dapat diproses secara hukum dan tidak menimbulkan korban lain.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penipuan berkedok program rumah duafa tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena program bantuan rumah bagi kaum duafa selama ini identik dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program sosial yang seharusnya membantu warga kurang mampu.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Oknum Penagih PT Bussan Auto Finance Diduga Intimidasi Nasabah di Lhokseumawe, Baru Tunggak 1 Bulan Sudah Diancam Tarik Motor

5 Maret 2026 - 12:46 WIB

Oknum Kepala SD Negeri 4 Baktiya Aceh Utara Diduga Jual Aset Renovasi, Guru Sertifikasi Diperas!

5 Maret 2026 - 10:37 WIB

Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank

5 Maret 2026 - 01:30 WIB

58 Persen Layanan Air Bersih Pulih, Warga Aceh Tamiang Masih Hadapi Air Keruh Pascabanjir

4 Maret 2026 - 22:01 WIB

Budi Afrizal, Sosok Pemimpin Humanis

4 Maret 2026 - 19:15 WIB

Trending di Aceh