Menu

Mode Gelap
Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal

Aceh

Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran

badge-check


					Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan Masa Panik Korban Kebakaran Perbesar

Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Bupati Aceh Tenggara H.M Salim Fakhry, S.E.,MM menyerahkan bantuan masa panik kepada korban musibah kebakaran, Minggu (18/1/2026).

Kebakaran hebat yang terjadi pada hari Sabtu (17/1/2026) di Desa Strak Pisang, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara yang meluluhlantakkan 13 rumah warga, 12 Kepala Keluarga (KK).

Bupati Aceh Tenggara H. M Salim Fakhry mengatakan, bantuan masa panik ini sebagai bentuk tanggung jawab dan tali asih Pemerintah Daerah kepada masyarakat Aceh Tenggara yang sedang tertimpa musibah.

“Kami hadir untuk membantu meringankan beban korban kebakaran, yang menimpa warga Desa Strak Pisang,”ujarnya.

Salim Fakhry, berpesan, semoga korban kebakaran tabah dalam menghadapi cobaan ini dan bantuan yang diberikan tersebut dapat bermanfaat sehingga korban bisa beraktifitas kembali seperti biasa.

“Untuk kedepan kita harus lebih berhati-hati karena musibah tidak bisa dihindari tapi bisa diminimalisir,” pesan Salim Fakhry.

Ia menyebutkan bantuan yang diberikan ini berupa kebutuhan sandang dan pangan yang dapat dimanfaatkan selama masa panik ini.

“Bantuan ini bersifat darurat yang bisa digunakan langsung seperti beras, mie instan, kasur lipat dan lain-lainnya,” kata Salim Fakhry. 

Sementara itu salah satu  warga korban kebakaran Basar sihite, mewakili warga lainnya, bermohon kepada Bupati Aceh Tenggara, agar dapat mendirikan dapur umum.

“Kami mohon di dirikan dapur umum, karena walau sudah ada bantuan pangan ini kami mau pakai apa masaknya, dikarenakan semuanya habis terbakar,” ujarnya 

Selain dapur umum Basar Sihite juga minta di dirikan tenda untuk mengungsi bagi warga yang tertimpa musibah kebakaran.

“Ada warga korban kebakaran yang tidak memiliki sanak saudara di sini, jadi mereka untuk sementara dapat tidur di tenda tersebut,” ucapnya. (M. Yusuf )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekian Lama Terlantar Pasca Banjir, Brimob Aceh Turun Tangan Bersihkan Sekolah Para Penghuni Surga

19 Januari 2026 - 16:53 WIB

Anggota DPR RI T.A. Khalid Bantah Jual Tanah Negara

17 Januari 2026 - 17:47 WIB

Kampung Nelayan Merah Putih atau Kampung Abu-Abu? Proyek KKP Rp13,3 Miliar di Aceh Utara Dikerjakan Lintas Tahun, Aturan Seolah Jadi Pajangan

16 Januari 2026 - 16:35 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 17 Lhokseumawe Molor Diduga Langgar UU, Masyarakat Minta APH Turun Tangan

16 Januari 2026 - 10:44 WIB

Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

15 Januari 2026 - 17:36 WIB

Trending di Aceh