Menu

Mode Gelap
Pemkab Aceh Utara Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir 14 Hari Sejumlah Anggota DPRK Aceh Utara Diduga Jarah Bantuan Banjir di Pendopo, Bikin Distribusi Kacau Tumpukan Kayu Ilegal Terbawa Banjir di Gampong Babah Krueng Aceh Utara, Akibat Penebangan Hutan Membabi Buta Intensitas Hujan Memuncak, Banjir Besar Kepung Lhokseumawe dan Sekitarnya Abrasi Lhok Puuk Masuki Fase Darurat: 38 Rumah Hilang, Ribuan Warga Terancam, Mualem Turun ke Lokasi, Politik Anggaran Mulai terlihat jelas Pencurian Rokok Lintas Provinsi Terbongkar Sindikat “Spesialis Gudang Nikotin” di Aceh – Sumut

News

BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana

badge-check


					BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Analis Kebijakan Ahli Muda BKKBN Pusat, Ulil Absor mengajak masyarakat di Kabupaten Brebes menyukseskan program Bangga Kencana. Dia mengatakan program Bangga Kencana mesti disukseskan demi mencegah stunting terhadap anak.

Hal ini dikatakan Ulil Absor dalam Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Korpri, Kecamatan Brebes pada Minggu (29/9/2024).

“Melalui program Bangga Kencana, kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak mengalami stunting. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi emas yang sehat dan berkualitas untuk masa depan,” ujar Ulil dalam paparannya.

Ulil menambahkan, sebelumnya Kabupaten Brebes memiliki tingkat stunting yang sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi kedua di Indonesia. Namun, saat ini kondisi tersebut telah mengalami perbaikan dan berada pada tingkat menengah.

“Pentingnya makanan bergizi bagi anak tidak bisa diabaikan, karena asupan yang baik sangat berpengaruh pada pembentukan kesehatan dan pertumbuhan mereka,” kata Ulil.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma’mun menjelaskan bahwa penurunan angka stunting sebesar 7,5%, dari 29,1% menjadi 21,6% di wilayah kerjanya menunjukkan perbaikan signifikan dalam kondisi gizi anak.

Akhmad menyebut evaluasi strategi yang diterapkan, termasuk pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi, mencerminkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah, dan masyarakat.

“Kita harus terus menjaga agar tidak naik lagi dan bisa terus turun. PPK harus kunjungan ke rumah yang mempunyai balita untuk mengontrol kesehatan gizinya agar nanti saat disurvei hasilnya maksimal,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan yang bermitra dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah tersebut sejumlah kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peredaran Sabu Kian Parah, Warga dan Aktivis Desak Kapolda Sumut Evaluasi Kapolres Labuhan Batu

8 Desember 2025 - 16:59 WIB

Desakan Warga Brohol Mencapai Puncak, Bupati Batubara Bakal Tinjau Lahan TPU

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Presiden Prabowo: Duka Sumatera, Duka Bangsa Indonesia

7 Desember 2025 - 21:47 WIB

200 Hipnoterapis Profesional BNSP Terjun ke Sumatra Agar Dapat Membantu Pulihkan Trauma Korban Bencana

6 Desember 2025 - 11:19 WIB

Ketua Gerindra Aceh Utara Buka Rumah Pribadi sebagai Posko Pengungsian dan Dapur Umum

5 Desember 2025 - 05:32 WIB

Trending di News