Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Baru Setahun Diperbaiki, Jalan ke Gedung Diklat Lhokseumawe Kembali Hancur! Wali Kota: Akan Saya Panggil Dinas Terkait!

badge-check


					Baru Setahun Diperbaiki, Jalan ke Gedung Diklat Lhokseumawe Kembali Hancur! Wali Kota: Akan Saya Panggil Dinas Terkait! Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Warga Lhokseumawe dibuat geram. Jalan menuju Gedung Diklat milik Pemerintah Kota Lhokseumawe di Gampong Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, yang baru selesai diperbaiki setahun lalu kini kembali hancur. Kondisinya kini rusak parah di banyak titik, aspal mengelupas, retak, bahkan patah-patah.

Padahal, proyek yang dikerjakan tahun 2024 itu diharapkan bisa meningkatkan kenyamanan berkendara serta memperlancar mobilitas masyarakat. Sayangnya, harapan tinggal harapan. Jalan tersebut justru kembali rusak dalam waktu singkat.

Seorang warga yang ditemui di lokasi menuturkan bahwa kerusakan mulai terlihat tak lama setelah proyek rampung.

“Kalau tidak salah baru lima bulan selesai dikerjakan, jalannya sudah malai rusak. Ini kayaknya dikerjakan asal-asalan,” ujar warga tersebut dengan nada kecewa.

Ia juga menyayangkan kualitas pengerjaan proyek yang terkesan asal jadi dan tidak mengikuti standar operasional yang semestinya.

“Kami meminta kepada walikota untuk menindaklanjuti masalah tersebut, walaupun pembangunan jalan ini sebelum pak wali menjabat, dan kedepan semoga pembangunan di Lhokseumawe benar-benar dikerjakan sesuai SOP,” harapnya

Pantauan media ini pada Jumat, 29 Agustus 2025, menunjukkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Beberapa bagian aspal terlihat mengelupas parah dan pecah-pecah, membuat warga khawatir akan keselamatan saat melintas.

Menurut data dari Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lhokseumawe, proyek ini bernama Pembangunan Jalan Tengku Hasballah Puteh (Gedung Diklat) dan menelan anggaran hampir Rp471 juta. CV. Elang Pantai Konstruksi ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan.

Menanggapi kondisi ini, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kota Lhokseumawe, Faisal, mengakui bahwa proyek tersebut memang dibangun di atas tanah yang labil.

“Tanah di daerah itu memang sering turun, rumah-rumah warga pun banyak yang retak, tapi jalan itu tetap akan kita perbaiki. Nanti disisipkan saat ada pekerjaan aspal lain,” jelas Faisal.

Sementara itu, Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, saat diminta keteranagnnya mengaku kecewa dengan kondisi pembangunan seperti itu dan akan segera menindaklanjuti masalah ini.

“Parah juga kalau seperti itu. Nanti saya cek dulu ke dinas, dan saya akan panggil dinas terkait,” tegasnya.

Warga kini berharap agar pemerintah tak hanya memberikan janji, tetapi juga aksi nyata. Karena bagi mereka, jalan bukan sekadar infrastruktur tetapi akses utama kehidupan sehari-hari. (jamal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejari Aceh Timur Dalami Dugaan Pengalihan Lahan dan Tidak Setor PAD oleh KSO PT Wajar Corpora

17 April 2026 - 21:20 WIB

Kapolda Aceh Terima Audiensi Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Aceh

17 April 2026 - 15:12 WIB

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Trending di Aceh