Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Aceh

Inovasi Fermentasi Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak 

badge-check


					Inovasi Fermentasi Jerami Padi Sebagai Pakan Ternak  Perbesar

KUTACANE, harianpaparazzi.com – Guna Menciptakan Kesejahteraan Peternak di Kabupaten Aceh Tenggara, Komando Distrik Militer (Kodim) 0108/Agara bersama Forkompinda melaksanakan Kegiatan Safari Inovasi Ketahanan Pangan di Desa Pasir Penjengakan, Kecamatan Lawe Bulan, Sabtu 14 Juni 2025.

Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan Pemerintah Daerah serta Masyarakat Aceh Tenggara.

“Dalam mendorong kemandirian pangan di Kabupaten Aceh Tenggara dan menghadapi tantangan ekonomi, perubahan iklim global, ketahanan pangan menjadi pilar strategis yang harus kita perkuat bersama,” kata Dandim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro.

Letkol Czi Arya menyebutkan Kodim 0108/Agara berkomitmen untuk mendukung program ketahanan pangan nasional dengan berbagai inovasi lokal, salah satunya dengan pemanfaatan jerami sebagai bahan baku pakan ternak yang ramah lingkungan dan berbiaya rendah. 

Kami telah melakukan pendampingan terhadap masyarakat dalam mengembangkan pakan fermentasi dari jerami untuk ayam petelur, bebek, bahkan untuk budidaya ikan air tawar.

“Kegiatan ini bukan hanya ditujukan untuk Kodim Agara semata, tetapi menjadi agenda bersama seluruh unsur Forkopimda, Pemerintah Daerah, dan Masyarakat luas sebagai bagian dari upaya kolektif kita untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Tenggara,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, memberikan apresiasi yang setinggi -tingginya kepada Kodim 0108/Agara, yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan keamanan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam pengembangan inovasi ketahanan pangan berbasis potensi lokal, khususnya dalam pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak fermentasi.

“Pemeritah Daerah mendukung sepenuhnya inisiatif- inisiatif seperti ini, dan kami percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, masyarakat, dan sektor swasta adalah kunci utama untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan kita, mari kita satukan semangat dan langkah,” kata H.M. Salim Fakhry.

Salim Fakhry juga mengungkapkan, apa yang sudah dimulai oleh Kodim 0108/ Agara, ini harus terus kita dorong dan sebarkan ke seluruh kecamatan, desa, dan dusun agar semua bisa mendukung.

“Atas nama Pemkab Agara, saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat, khususnya kepada Kodim 0108/Agara dan jajaran Forkopimda,” sebutnya.

Amatan harianpaparzzi.com, setelah kegiatan Safari Inovasi Ketahanan Pangan, Budidaya Ayam Petelur, di Desa Pasir Penjengakan, Kecamatan Lawe Bulan, Dandim beserta Bupati dan rombongan menuju Desa Binaan Gammawar, Desa Lawe Sagu.

Dilanjutkan rombongan menuju Desa Lawe Pangkat untuk meninjau Budidaya Ikan air tawar, kemudian beranjak ke Pajak Duafa meninjau Budidaya  Bebek Petelur, di ketahui ternak Ayam Petelur, kolam ikan tawar dan bebek bertelur tersebut adalah binaan Kodim0108/Agara.

Serta pemaparan oleh Bati Ter Kodim 0108/Agara, Serma Suharno dan Babinsa Posramil Lawe Bulan, Serka Paulus Tinambunan. 

Dimana melalui inovasi sederhana, namun berdampak besar, jerami dapat diolah melalui proses fermentasi menjadi pakan alternatif yang bergizi, termasuk untuk ternak bebek. 

Selain itu, Fermentasi menjadikan jerami lebih Pentingnya penyediaan kandang bebek yang baik dan layak agar manfaat dari pakan fermentasi ini dapat berjalan optimal. 

Kandang yang dirancang dengan benar akan mendukung produktivitas bebek, mencegah penyakit, serta mempermudah proses pemeliharaan oleh peternak. (Yusuf) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Jadi Tuan Rumah Peringatan HAM 2025, Sementara Luka Lama Belum Tuntas

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Trending di Aceh