Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Dirlantas Polda Aceh Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas di Wilayah Aceh Tenggara

badge-check


Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy saat Aceh di lapangan Pemuda Aceh Tenggara Perbesar

Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy saat Aceh di lapangan Pemuda Aceh Tenggara

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Dirlantas Polda Aceh, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas dalam rangkaian Apel Deklarasi Perang terhadap Narkoba, Premanisme, dan Penyakit Masyarakat (Pekat) Tahun 2025 di Lapangan Pemuda, Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, Minggu (01/06/2025).

Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, yang hadir mewakili Kapolda Aceh, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Aceh Tenggara dan seluruh jajaran atas inisiasi kegiatan deklarasi akbar yang baru pertama kali dilaksanakan di Aceh. Ia berharap deklarasi ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata.

“Sesuai arahan Bupati, kegiatan ini jangan berhenti di spanduk dan barisan apel saja. Mari kita wujudkan menjadi gerakan yang hidup di tengah masyarakat, terutama soal tertib berlalu lintas,” ujar Iqbal.

Lebih lanjut, Iqbal menyoroti kondisi lalu lintas di Aceh yang dinilainya sangat memprihatinkan. Menurutnya, tingkat kecelakaan lalu lintas sudah masuk kategori darurat dan perlu penanganan serius dari semua pihak.

“Data tahun 2024 menunjukkan sebanyak 622 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Aceh. Artinya, rata-rata tiga orang meninggal setiap hari. Ini menjadi mesin pembunuh utama di Aceh, dan kebanyakan korbannya adalah anak-anak usia produktif, yakni antara 17—29 tahun,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua, dan 30 persen di antaranya disebabkan oleh kelalaian oengendara dalam penggunaan helm.

“Saya titip satu pesan penting kepada semua yang hadir hari ini, tolong jaga anak-anak kita, jaga diri kita, dan gunakan helm. Dalam berlalu lintas, hanya dengan memakai helm, kita bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tegas Iqbal.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat, terutama para penghulu atau kepala desa, untuk terus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas dalam setiap kesempatan. Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan dari tokoh-tokoh lokal sangat penting dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas.

“Kami mohon kepada Bupati dan jajaran hingga ke tingkat desa untuk bersama-sama menyampaikan pesan tertib berlalu lintas kepada seluruh warga. Mari kita jadikan Aceh Tenggara sebagai daerah yang aman, tertib, dan sadar berlalu lintas,” pungkasnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh