Menu

Mode Gelap
Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah

Aceh

Cathlab Jantung RSUD Cut Meutia Aceh Utara Belum Beroperasi Optimal

badge-check


					Cathlab Jantung RSUD Cut Meutia Aceh Utara Belum Beroperasi Optimal Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi – Pusat layanan jantung di RSUD Cut Meutia, Kabupaten Aceh Utara, hingga kini belum beroperasi secara optimal, meskipun telah dilengkapi dengan peralatan medis canggih bantuan dari pemerintah pusat sejak akhir 2023.

Kondisi ini memicu perhatian publik mengingat keberadaan fasilitas tersebut sangat krusial dalam mempercepat penanganan penyakit jantung, yang menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, termasuk di Aceh.

Pembantu Direktur III RSUD Cut Meutia, dr. Abdul Mukti, saat dikonfirmasi pada Senin (26/5/2025), menjelaskan bahwa keterlambatan operasional disebabkan oleh kendala teknis dan administratif yang masih dalam proses penyelesaian.

“Memang kita dapat bantuan alat dari pusat akhir tahun 2023. Tapi ada beberapa tenaga medis yang belum terlatih mengoperasikan alat tersebut, dan kita juga harus menyesuaikan dengan standar operasional prosedur (SOP),” ujarnya.

Pelatihan dan Penyesuaian Administratif

Sebagai bagian dari persiapan, pihak rumah sakit telah mengirim enam tenaga medis, termasuk dokter dan perawat, untuk mengikuti pelatihan khusus di Jakarta selama enam bulan. Pelatihan ini bertujuan agar operasional alat-alat jantung dapat berjalan sesuai dengan standar medis yang berlaku.

Setelah pelatihan rampung, RSUD Cut Meutia mengajukan permohonan rekomendasi operasional kepada Dinas Kesehatan Provinsi Aceh. Namun, dalam proses verifikasi, pihak Dinkes memberikan sejumlah catatan teknis yang perlu segera ditindaklanjuti, seperti penambahan ruang tunggu dan penyesuaian ruangan agar sesuai dengan standar layanan jantung nasional.

Penyiapan Ruang Khusus dan Proses Kredensial BPJS

Dr. Mukti menambahkan, pihak rumah sakit juga tengah menyelesaikan pengadaan tempat tidur untuk pasien pasca-operasi jantung, yang tidak memungkinkan ditempatkan di ruang ICU umum.

“Pasien pasca-operasi ini perlu ruang khusus. Ruangan sudah kami siapkan, tinggal penyesuaian akhir,” jelasnya.

Selain itu, RSUD Cut Meutia saat ini juga sedang memproses kredensial dengan BPJS Kesehatan. Proses ini penting agar layanan pusat jantung dapat diakses oleh peserta BPJS. Semua dokumen dan persyaratan telah diajukan, dan rumah sakit kini menunggu verifikasi dari BPJS Pusat dan BPJS Regional Medan.

“Kami terus menjalin komunikasi dengan pihak BPJS agar proses kredensial bisa dipercepat, mengingat mayoritas pasien kami adalah peserta BPJS,” tambah dr. Mukti.

Harapan Percepatan Operasional

Masyarakat Aceh Utara menyambut baik kehadiran pusat layanan jantung ini. Diharapkan, operasional penuh fasilitas tersebut dapat segera terealisasi sehingga warga tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk penanganan penyakit jantung.

“Kalau semua proses selesai, masyarakat tak perlu lagi berobat jauh-jauh. Ini yang sedang kami upayakan,” pungkas dr. Mukti.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pembukaan Lahan Sawit Masif Picu Banjir, Petani Menjerit Menanggung Kerugian

16 April 2026 - 17:08 WIB

Janji Bantuan Mengalir, Petani Menjerit Gagal Tanam di Aceh Utara

16 April 2026 - 15:18 WIB

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Trending di Aceh