Menu

Mode Gelap
Polres Taput Sita 112 Paket Ganja, 2 Kurir Turut Diamankan  Kejari Batu Bara Bongkar Kasus Proyek Jalan Rp43 Miliar, 12 Terdakwa Dituntut, Negara Rugi Rp6 Miliar Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit

News

Bongkar Pagar Laut di Perairan Tangerang, Ditpolairud Kerahkan 154 Personel dan 10 Kapal

badge-check


					Bongkar Pagar Laut di Perairan Tangerang, Ditpolairud Kerahkan 154 Personel dan 10 Kapal Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com – Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Polda Banten membongkar pagar laut di perairan Tangerang, Banten.

Sebanyak 154 personel dan 10 kapal dikerahkan dalam operasi ini untuk mencabut bambu-bambu yang memagari laut Teluk Jakarta.

“Personel yang kami kerahkan berasal dari Polairud Ditpolair Polda Metro Jaya dan Banten, totalnya 154 personel. Kapal yang dilibatkan ada 10, terdiri dari tiga kapal Korpolairud, lima kapal Polda Metro, dan dua kapal Polda Banten,” ujar Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Joko Sadono di Gedung Satuan Patroli Polairud Polda Metro Jaya, Jakarta Utara, Senin (27/1/2025).

Joko menjelaskan, pembongkaran pagar laut ini sudah dilakukan sejak 23 Januari 2025. Hari ini, kegiatan dimulai dengan apel persiapan sekitar pukul 08.00 WIB.

Tim kemudian bergerak menuju perairan Tangerang pada pukul 09.00 WIB untuk melanjutkan pembongkaran hingga sore.

“Wilayah yang menjadi fokus pembongkaran salah satunya adalah perairan Desa Kramat, Paku Haji, Tangerang,” imbuhnya.

Hingga pukul 13.00 WIB, sekitar 150 meter bambu pagar laut berhasil dicabut. Joko optimistis target pencabutan hingga 300 meter bisa tercapai sebelum kegiatan berakhir pukul 16.00 WIB.

Menurut Joko, tidak ada kendala besar yang dihadapi dalam operasi ini. Hanya saja, tim sempat menghadapi sedikit tantangan berupa ombak ringan saat siang hari.

“Alhamdulillah, kendala hari ini tidak ada. Anggota di lapangan melaporkan pekerjaan berjalan lancar,” ucap Joko.

Pagar bambu di laut ini sebelumnya dianggap mengganggu aktivitas pelayaran dan ekosistem laut di kawasan Teluk Jakarta. Operasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi perairan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pengungkapan Kasus Narkoba di Deli Serdang, Polisi Sita 5 Paket Sabu dari Tangan SL

24 Juni 2026 - 18:32 WIB

Hasil Panen Lapas Labuhan Ruku Mengalir ke Pesantren, SMSI Batu Bara Jadi Jembatan Kebaikan

23 Juni 2026 - 17:42 WIB

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ingatkan Kader: Jangan Cuma Pakai Seragam, Kartu Anggota Juga Harus Beres

21 Juni 2026 - 16:09 WIB

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Batu Bara Tambal Jalan Berlubang di Jalinsum Simpang Dolok

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Firdaus usulkan SMSI Nahkodai Persiapan dan Pelaksanaan HPN 2026

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

Trending di News