Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Aceh

Geruduk Kantor Bupati Aceh Tenggara, Aliansi Sepuluh Pemuda Tuntut Keterbukaan dalam Perekrutan PPPK

badge-check


					Aliansi Sepuluh Pemuda Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara. Perbesar

Aliansi Sepuluh Pemuda Demo di Depan Kantor Bupati Aceh Tenggara.

Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Aliansi Sepuluh Pemuda melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Aceh Tenggara. Mereka menuntut adanya dugaan pungli SK honorer untuk pencalonan PPPK hingga puluhan juta. Jumat (24/01/2025) 

Ketua Aliansi Sepuluh Pemuda, Dahriansyah mengatakan, proses pengangkatan PPPK banyak isu-isu negatif, seperti dugaan pungli SK honorer untuk pencalonan PPPK hingga kelulusan dibandrol puluhan juta. 

“Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak adil dalam pembagian porsi PPPK, karena ketika proses pencalonan PPPK ada yang sarjana tidak sesuai jurusan, akan tetapi bisa memakai ijazah SMA tes PPPK,” ungkapnya.

Dijelaskannya, berbagai informasi mengenai dugaan adanya kelulusan PPPK itu terindikasi tidak pernah honorer, bahkan ada yang tidak hadir sama sekali namun bisa mengikuti tes PPPK. 

“Kemudian kebanyakan yang lulus mereka baru honorer, sedangkan yang bertahun-tahun mengabdi gagal atau tidak lulus, ini ada apa?,” kata Dahrinsyah.

Dahriansyah menyampaikan, dugaan lulus PPPK ada ikatan keluarga dengan pimpinan pimpinan OPD terkait dan dugaan proses penginputan data honorer di pangkalan data tahun 2022 tanpa menginvestasikan secara mendalam dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Tenggara.

“Kami menduga data honorer yang masuk tergantung maunya Kepala Dinas terkait, kemudian meminta kepada Pj Bupati Aceh Tenggara Taufik untuk membuat fakta integritas kepada masing-masing instansi untuk memastikan bahwa yang lulus PPPK benar benar adalah seorang honorer,” tudingnya.

Kemudian dirinya meminta Pj Bupati harus melakukan investigasi yang mendalam dengan membentuk tim agar turun ke dinas-dinas untuk memastikan ada tidaknya pungli.

“Kami minta Pj Bupati mengidentifikasi 256 PPPK yang lulus benar-benar honorer. Jika tidak diindahkan maka kami akan terus aksi turun ke jalan,”  kecamnya. 

Menanggapi tuntutan para demonstran Pj Bupati Aceh Tenggara Taufik diwakilkan Asisten I, Muhammad Riduan mengaku tuntutan dari teman-teman semua akan mereka tampung dan akan nanti disampaikan kepada pimpinan.

“Jika isu-isu benar, laporkan kepada kami dengan bukti-buktinya, maka akan kita tindak tegas oknum-oknum tersebut,” singkatnya. (Azhari)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aceh Jadi Tuan Rumah Peringatan HAM 2025, Sementara Luka Lama Belum Tuntas

29 Agustus 2025 - 18:59 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Trending di Aceh