Menu

Mode Gelap
Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi

News

BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana

badge-check


BKKBN Ajak Masyarakat Sukseskan Program Bangga Kencana Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com — Analis Kebijakan Ahli Muda BKKBN Pusat, Ulil Absor mengajak masyarakat di Kabupaten Brebes menyukseskan program Bangga Kencana. Dia mengatakan program Bangga Kencana mesti disukseskan demi mencegah stunting terhadap anak.

Hal ini dikatakan Ulil Absor dalam Kegiatan Sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Korpri, Kecamatan Brebes pada Minggu (29/9/2024).

“Melalui program Bangga Kencana, kita harus memastikan bahwa anak-anak tidak mengalami stunting. Dengan demikian, kita dapat menciptakan generasi emas yang sehat dan berkualitas untuk masa depan,” ujar Ulil dalam paparannya.

Ulil menambahkan, sebelumnya Kabupaten Brebes memiliki tingkat stunting yang sangat tinggi, bahkan menjadi yang tertinggi kedua di Indonesia. Namun, saat ini kondisi tersebut telah mengalami perbaikan dan berada pada tingkat menengah.

“Pentingnya makanan bergizi bagi anak tidak bisa diabaikan, karena asupan yang baik sangat berpengaruh pada pembentukan kesehatan dan pertumbuhan mereka,” kata Ulil.

Kepala Dinas DP3AP2KB Kabupaten Brebes, Akhmad Ma’mun menjelaskan bahwa penurunan angka stunting sebesar 7,5%, dari 29,1% menjadi 21,6% di wilayah kerjanya menunjukkan perbaikan signifikan dalam kondisi gizi anak.

Akhmad menyebut evaluasi strategi yang diterapkan, termasuk pemberian makanan tambahan dan edukasi gizi, mencerminkan kolaborasi yang efektif antara pemerintah, dan masyarakat.

“Kita harus terus menjaga agar tidak naik lagi dan bisa terus turun. PPK harus kunjungan ke rumah yang mempunyai balita untuk mengontrol kesehatan gizinya agar nanti saat disurvei hasilnya maksimal,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan yang bermitra dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Nur Nadlifah tersebut sejumlah kader Posyandu dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta tamu undangan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gerai UMKM Warga Binaan Lapas Tanjung Balai Nongol di Lounge Imigrasi

3 Maret 2026 - 19:16 WIB

Kasubsi Keamanan Lapas Tanjungbalai Purna Bakti, Pengabdian Puluhan Tahun Ditutup dengan Haru

2 Maret 2026 - 21:56 WIB

302 Gram Sabu “Parkir” di Talawi, Satresnarkoba Polres Batu Bara Langsung Angkut Pengedarnya

2 Maret 2026 - 14:05 WIB

Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah Ramadhan 1447 H di Aceh Tenggara

27 Februari 2026 - 18:13 WIB

Satresnarkoba Polres Batu Bara Amankan 75,92 Gram Ganja dari Sebuah Gubuk

26 Februari 2026 - 19:44 WIB

Trending di News