Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum bersedia menyerahkan aset Rumah Sakit Cut Meutia kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe sebelum rumah sakit baru di Lhoksukon selesai dibangun dan beroperasi dengan status tipe B.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Samsul Bahri, SKM, MKM, mengatakan, Pemkab Aceh Utara berkomitmen mempertahankan RS Cut Meutia hingga rumah sakit baru tersebut memiliki fasilitas medis yang memadai dan resmi beroperasi.
“ Kita tidak mungkin menyerahkan Rumah Sakit Cut Meutia kepada Pemko sebelum RS Mochtar Hasbi resmi beroperasi dan menyandang tipe B,” kata Samsul kepada wartawan Paparazi.com, Kamis (5/11).
Menurut Samsul, Kementerian Kesehatan dalam sejumlah pertemuan telah menyampaikan komitmen membangun gedung baru rumah sakit di Lhoksukon dengan fasilitas setara rumah sakit tipe B.
Ia menjelaskan, dalam beberapa kali pertemuan melalui konferensi video, Kementerian Kesehatan juga meminta Pemkab Aceh Utara menyerahkan aset RS Cut Meutia kepada Pemko Lhokseumawe. Permintaan itu berkaitan dengan kebutuhan Pemko Lhokseumawe terhadap rumah sakit yang memadai dan setara tipe B.

Namun, Samsul menegaskan, Pemkab Aceh Utara tidak pernah merencanakan penyerahan RS Cut Meutia sebelum rumah sakit baru tersebut siap beroperasi.
“Kalau bisa, RS Mochtar Hasbi yang ditingkatkan menjadi tipe B. Kalau bisa, dua rumah sakit ini sama-sama tipe madya,” ujarnya.
Samsul menyebutkan, Wali Kota Lhokseumawe sebelumnya telah meminta kepada pemerintah pusat agar dibangun rumah sakit di wilayah kota atau agar RS Cut Meutia diserahkan kepada Pemko Lhokseumawe.
Dalam proses tersebut, Dinas Kesehatan Aceh disebut turut memfasilitasi upaya agar Lhokseumawe memiliki rumah sakit tipe B. Namun, Kementerian Kesehatan kemudian berkomitmen membangun rumah sakit baru di Lhoksukon, sementara RS Cut Meutia menjadi aset yang dibicarakan untuk diserahkan kepada Pemko Lhokseumawe.
Ia menambahkan, Bupati Aceh Utara bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Aceh saat ini berfokus pada pembangunan rumah sakit baru yang ditargetkan selesai pada 2027.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit Ahmad Mochtar Lhoksukon, dr. Adnani, mengatakan, berdasarkan pengetahuannya, rencana penyerahan aset RS Cut Meutia kepada Pemko Lhokseumawe masih sebatas pembicaraan. (Firdaus)
C





