Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Korban Keracunan MBG di Berastagi Dirujuk ke Jakarta Usai Dijenguk Wapres Gibran

badge-check

Korban Keracunan MBG di Berastagi Dirujuk ke Jakarta Usai Dijenguk Wapres Gibran Perbesar

Karo, harianapaparazzi.com – Agnesia Boru Silitonga, siswi yang menjadi korban keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akan menjalani perawatan lanjutan di Jakarta.

Rujukan tersebut dilakukan setelah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi sejumlah korban keracunan MBG yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Efarina Etaham dan Rumah Sakit Umum Amanda Berastagi, Jumat (11/9/2026).

Agnesia menjadi salah satu korban yang mendapat perhatian khusus dari Wapres. Sebelumnya, pihak keluarga mengkhawatirkan kondisi kesehatan Agnesia yang disebut mengalami gangguan pada organ ginjal setelah mengalami keracunan makanan pada 13 Agustus 2026.

Setelah mendengar kondisi tersebut, Gibran meminta agar Agnesia segera mendapatkan penanganan lebih lanjut di Jakarta dengan melibatkan dokter spesialis ginjal anak.

Direktur Utama Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi, dr Irna Safrina Meliala, mengatakan proses pemindahan Agnesia dilakukan secara bertahap sesuai instruksi Wapres.

“Berdasarkan instruksi Bapak Wakil Presiden, Agnesia hari ini dibawa terlebih dahulu ke Rumah Sakit Haji Medan untuk beristirahat satu malam, dan besok dijadwalkan langsung dirujuk ke Jakarta,” ujar dr Irna Safrina Meliala, Jumat (11/9/2026).

Rujukan ke Jakarta diharapkan dapat membantu memastikan kondisi kesehatan Agnesia melalui pemeriksaan yang lebih komprehensif, sekaligus menentukan diagnosis dan tindakan medis yang diperlukan.

Pihak rumah sakit bersama pemerintah juga terus memantau kondisi korban keracunan MBG lainnya yang berada di wilayah Karo dan daerah sekitarnya.

Dalam kunjungannya ke rumah sakit, Gibran turut menyampaikan permintaan maaf atas kejadian keracunan yang dialami para siswa penerima program MBG tersebut.

“Atas nama pemerintah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Gibran.

Wapres menegaskan bahwa kondisi kesehatan anak-anak menjadi perhatian utama pemerintah. Ia berharap para korban dapat segera pulih sehingga bisa kembali menjalani kegiatan belajar dan aktivitas sehari-hari.

“Saya hadir di sini, kemarin saya dari Kalimantan baru mendarat tengah malam, karena saya sangat menyadari kesehatan anak-anak sangat penting. Dan saya akan berusaha semaksimal mungkin agar penanganan anak-anak bisa maksimal sehingga anak-anak bisa kembali pulih,” tuturnya.

Gibran juga memastikan program MBG yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto akan terus dievaluasi. Menurutnya, penyempurnaan diperlukan agar pelaksanaan program tersebut dapat berjalan lebih baik dan memenuhi harapan masyarakat. (INWS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Johnson M Silaban Nahkodai SMSI Taput Masa Bakti 2026-2029

27 Okt 2026 - 19:45 WIB

Johnson M Silaban Nahkodai SMSI Taput Masa Bakti 2026-2029

Pemerintah Percepat Normalisasi 137 Sungai di Sumatera, Antisipasi Banjir Susulan

27 Okt 2026 - 08:03 WIB

Pemerintah Percepat Normalisasi 137 Sungai di Sumatera, Antisipasi Banjir Susulan

Potensi Geothermal Taput Dikaji, Donna Situmeang: Titik Lokasi Tunggu Sosialisasi

22 Okt 2026 - 13:40 WIB

Potensi Geothermal Taput Dikaji, Donna Situmeang: Titik Lokasi Tunggu Sosialisasi

Dinkes Taput-RSUD Tarutung Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Nakes 

21 Okt 2026 - 20:52 WIB

Dinkes Taput-RSUD Tarutung Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Nakes 

Ketua MPK Sumut-Aceh RE Nainggolan Dorong Transformasi Pendidikan Kristen

16 Okt 2026 - 17:18 WIB

Ketua MPK Sumut-Aceh RE Nainggolan Dorong Transformasi Pendidikan Kristen
Trending di Sumut