Aceh Tenggara, Harianpaparazzi.com – Ini bukan lubang biasa. Tepat di samping Kantor PWI Aceh Tenggara di Desa Pulonas Kecamatan Babussalam, badan jalan aspal tergerus deras Sungai Kali Bulan. Tanahnya amblas. Aspalnya tergerus, dan yang paling ngeri, sudah ada korban.
Seorang pengendara motor menuju ke Kota Kutacane tidak melihat jalan amblas, gelap nggak ada rambu dan nggak ada pembatas. Blaarrr, motor dan orangnya langsung terjun beba ke Sungai Kali Bulan.
“Alhamdulillah korban selamat. Tapi motornya rusak, dan Headphone terendah air. Kalau airnya lagi besar, bisa hanyut,” kata Hajirin warga sekitar, Kamis (9/7/2026).
Hajirin mengatakan padahal sungai Kali Bulan ini sudah ada di lakukan normalisasi dari aspirasi Dewan dan jalan tersebut sudah di timbun bagus, namun hujan deras mengguyur Aceh Tenggara sehingga air sungai Kali Bulan kembali meluap dan menggerus pinggiran jalan aspal tersebut sehingga badan jalan ikut tergerus.
“Sejak kejadian itu, warga inisiatif pasang bambu dengan pot bunga di letakkan di pinggir lubang jalan tersebut, tapi itu nggak ada artinya kalau hujan turun lagi,” sebut Hajirin.
Jalan ini adalah akses utama warga dan akses wartawan ke Kantor PWI Agara. Setiap hari dilewati ratusan motor, mobil, dan beca motor.
“Ini bom waktu. Nunggu korban kedua, ketiga baru mau ditangani, di samping kantor PWI tempat berita dibuat. Jalan mau mati, dan di bawahnya, sungai sudah nunggu korban berikutnya,” ujar salah satu warga setempat dengan nada geram.
Sementara itu Kabid Jalan dan Jembatan, Sujarno, saat di konfirmasi Harianpaparazzi.com melalui pesan WhatsApp nya mengatakan, “ya lagi proses mau lelang itu rencana akan di buat beronjong, minggu depan Insyaallah sudah excen,” sebutnya singkat. (M. Yusuf)







