Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

“Bamak Bakamanakan” Bikin Penonton Hening, Luka Pergeseran Adat Minang Naik ke Panggung

badge-check

“Bamak Bakamanakan” Bikin Penonton Hening, Luka Pergeseran Adat Minang Naik ke Panggung Perbesar

Medan — harianpaparazzi.com | Pertunjukan tari “Bamak Bakamanakan” sukses memukau penonton di Taman Budaya Sumatera Utara, Rabu malam (13/5/26). Sejak awal acara dimulai, ruang pertunjukan dipenuhi penonton yang antusias menyaksikan karya yang mengangkat refleksi kehidupan masyarakat Minangkabau di tengah perubahan zaman.

Karya tari ini membahas pergeseran peran mamak dalam sistem kekerabatan Minangkabau yang menganut garis keturunan matrilineal. Lewat pendekatan artistik yang kuat, “Bamak Bakamanakan” menghadirkan gambaran tentang mulai renggangnya hubungan mamak dan kemenakan akibat perubahan pola hidup modern.

Suasana emosional langsung terasa sejak adegan pembuka. Gerak para penari dipadukan dengan komposisi musik yang mendalam, menghadirkan visual tentang tanggung jawab adat, konflik batin, hingga kerinduan terhadap nilai kekeluargaan yang perlahan memudar.

Karya ini digarap oleh Martozet S.Sn., M.Sn. dengan pimpinan produksi Dr. Nurwani, S.ST., M.Hum. Konsep artistik dan koreografi turut diperkuat Erik Nofriwandi S.Sn., M.Sn. sebagai penata artistik, serta dukungan stage manager Frisdo Ekardo S.Sn., M.Sn.

Penataan musik oleh Yunaidi berhasil membangun nuansa dramatik di setiap bagian pertunjukan. Sementara tata cahaya garapan Jodi Dafa Jauhara mempertegas emosi dan visual panggung yang ditampilkan sepanjang pertunjukan berlangsung.

Antusiasme penonton terlihat dari tepuk tangan panjang usai pertunjukan berakhir. Banyak penonton menilai karya ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga pengingat penting tentang menjaga nilai adat, hubungan kekeluargaan, dan peran mamak sebagai identitas budaya Minangkabau yang diwariskan turun-temurun.

Keberhasilan “Bamak Bakamanakan” menunjukkan bahwa karya seni tradisi yang dikemas secara kontemporer tetap mampu menyentuh generasi muda sekaligus menjadi ruang refleksi sosial bagi masyarakat luas. (GS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

27 Okt 2026 - 08:17 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

26 Okt 2026 - 12:53 WIB

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

25 Okt 2026 - 08:07 WIB

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

22 Okt 2026 - 09:27 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

20 Okt 2026 - 17:56 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Trending di News