Menu

Otomatis
Breaking News

Aceh

Postingan Facebook Anggota DPRA Picu Polemik di Aceh Timur, Satgas PPA Sesalkan Narasi yang Memperkeruh Suasana

badge-check

Postingan Facebook Anggota DPRA Picu Polemik di Aceh Timur, Satgas PPA Sesalkan Narasi yang Memperkeruh Suasana Perbesar

Aceh Timur, Harianpaparazzi.com – Sejumlah unggahan di media sosial Facebook memicu polemik di tengah masyarakat Aceh Timur. Postingan dari akun bernama Martini menjadi sorotan setelah berisi narasi yang dinilai kontroversial dan memancing berbagai reaksi publik.

Martini diketahui merupakan seorang politisi dari Partai NasDem yang saat ini menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan beberapa pernyataan, di antaranya: “20 orang warga di lapor ke polisi gara-gara dituduh fitnah padahal fakta”. Selain itu, terdapat pula postingan lain yang berbunyi: “Istrinya diambil suaminya dipenjarakan seperti masa Fir’aun….” serta kalimat bernada pertanyaan: “Soe lom yg rencana teror? mangat sigo bungkoh ngen boss”. Unggahan tersebut turut memancing komentar dari warganet yang mempertanyakan maksud serta kebenaran isi pernyataan itu.

Narasi dalam postingan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perdebatan di ruang publik digital. Sebagian masyarakat menilai isi unggahan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman serta memperkeruh situasi yang tengah berkembang di wilayah tersebut.

Menanggapi hal ini, Koordinator Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembangunan Aceh (PPA), Tri Nugroho Pangabean, menyayangkan sikap dan postingan yang dinilai tidak membantu meredakan keadaan.

“Postingan seperti itu justru membuat publik semakin riuh dan berpotensi memperkeruh suasana yang sedang terjadi di Aceh Timur,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sebagai pejabat publik, seharusnya lebih bijak dalam menyampaikan informasi di media sosial agar tidak menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Tri juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar dan tetap menunggu klarifikasi dari pihak berwenang.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait kebenaran isi dari unggahan tersebut. Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien

24 Agu 2026 - 11:21 WIB

Diduga Satpam RSUD Cut Meutia Minta Rp300 Ribu untuk Pengurusan Kamar Pasien

PDAM Bangun Jaringan Baru, Warga Pesisir Seunuddon 25 Tahun Menunggu Air Bersih

20 Agu 2026 - 22:59 WIB

PDAM Bangun Jaringan Baru, Warga Pesisir Seunuddon 25 Tahun Menunggu Air Bersih

Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan

19 Agu 2026 - 19:32 WIB

Kapolres Lhokseumawe dan Dandim 0103/Aceh Utara Bekali Mahasiswa Baru PNL Wawasan Kebangsaan

Ketika Kadis Membuka Sendiri Kotak Pandora Anggaran: Seremoni 17 Agustus Bakesbangpol Rp850 Juta Lebih Jadi Sorotan

17 Agu 2026 - 17:35 WIB

Ketika Kadis Membuka Sendiri Kotak Pandora Anggaran: Seremoni 17 Agustus Bakesbangpol Rp850 Juta Lebih Jadi Sorotan

Menuai Kritik, Pejabat Aceh Utara Lebih Pilih Warung Kopi Ketimbang Upacara HUT RI

17 Agu 2026 - 11:15 WIB

Menuai Kritik, Pejabat Aceh Utara Lebih Pilih Warung Kopi Ketimbang Upacara HUT RI
Trending di Aceh