Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban

badge-check

Diduga Komplotan Penipu Berkedok Program Rumah Duafa Berkeliaran di Lhokseumawe, Sejumlah Kontraktor Mengaku Jadi Korban Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com — Sejumlah kontraktor di Kota Lhokseumawe mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang mengatasnamakan program pembangunan rumah bagi kaum duafa. Komplotan tersebut diduga menjalankan aksinya dengan modus menawarkan proyek pembangunan rumah bantuan kepada para kontraktor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, komplotan tersebut diduga dipimpin oleh seseorang berinisial Z. Pelaku disebut-sebut melakukan pendekatan kepada para kontraktor dengan cara melobi dan menjanjikan proyek pembangunan rumah duafa dalam jumlah tertentu.

Setelah para kontraktor tertarik untuk ikut serta dalam proyek tersebut, para pelaku kemudian meminta sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya administrasi, pengurusan berkas, hingga operasional kegiatan.

Salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa uang yang dikumpulkan dari para kontraktor diduga disetorkan kepada pimpinan kelompok tersebut.

“Awalnya dijanjikan proyek pembangunan rumah duafa. Setelah itu diminta sejumlah uang dengan alasan biaya administrasi dan operasional. Belakangan baru diketahui diduga ini bagian dari modus penipuan,” ujar sumber tersebut.

Hingga saat ini, jumlah kontraktor yang diduga menjadi korban serta total kerugian yang dialami masih dalam proses pendataan. Beberapa korban disebut tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum.

Para korban diimbau segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lhokseumawe agar kasus ini dapat diproses secara hukum dan tidak menimbulkan korban lain.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penipuan berkedok program rumah duafa tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian karena program bantuan rumah bagi kaum duafa selama ini identik dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Jika dugaan ini terbukti, maka tindakan tersebut dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap program sosial yang seharusnya membantu warga kurang mampu.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

11 Okt 2026 - 10:38 WIB

Diduga Tak Transparan, Pengelolaan Dana CSR PT PLN Tahun 2025 Diminta Ditelusuri

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

11 Okt 2026 - 09:23 WIB

Hujan Deras Picu Genangan di Gampong Selebu Aceh Tamiang, Ketinggian Air Capai Betis Orang Dewasa

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

9 Okt 2026 - 18:01 WIB

Rumah Bantuan Diduga Mangkrak Sejak 2025, Ke Mana Ujung Program Pemerintah Aceh?

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

9 Okt 2026 - 15:38 WIB

Lantik 48 Keuchik, Wali Kota Lhokseumawe Instruksikan Perang terhadap Narkoba dan Judi Online

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM

7 Okt 2026 - 21:26 WIB

PNL Dorong Mahasiswa Ubah Ide Menjadi Inovasi Bernilai Ekonomi melalui Workshop PKM
Trending di Aceh