Kuala Simpang, Harianpaparazzi.com – Ribuan dokumen kepegawaian rusak dan dilaporkan hilang pascabanjir, membuat sistem administrasi aparatur sipil negara di Kabupaten Aceh Tamiang terguncang. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Wakil Menteri PAN-RB, Purwadi Arianto, melakukan kunjungan kerja ke kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Selasa (24/02), termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kunjungan ini untuk meninjau langsung kesiapan pelayanan publik dan pemulihan administrasi kepegawaian pascabencana.
Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 4.234 dokumen PNS, 1.997 dokumen P3K, dan 47 dokumen CPNS terdampak banjir. Kerusakan tersebut berpotensi menghambat proses kenaikan pangkat, promosi jabatan, hingga penilaian dalam Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.
Kepala BKPSDM Aceh Tamiang, Muhammad Mahyaruddin, mengatakan kunjungan Wamen bertujuan memastikan pelayanan tetap berjalan dan sistem birokrasi segera dipulihkan. Ia menyebut pemutakhiran data ASN telah dilakukan pada 2014 dan 2022 melalui layanan KemenPAN-RB. Namun, pihaknya belum dapat memastikan tingkat kehilangan dokumen secara keseluruhan.
Untuk percepatan pemulihan, Kementerian PAN-RB menggandeng Badan Kepegawaian Negara serta Arsip Nasional Republik Indonesia dalam upaya pengumpulan dan digitalisasi ulang arsip yang terdampak.
Meski demikian, Mahyaruddin memastikan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja ASN tidak mengalami kendala karena dukungan teknis dari BKN Kanreg XIII Aceh. ASN, P3K, dan CPNS juga diminta segera melakukan pembaruan data secara mandiri.
Saat ini tercatat lebih dari lima ribu ASN aktif di Aceh Tamiang. Jika pemulihan arsip tidak dituntaskan secara sistematis, pelayanan publik dikhawatirkan ikut terdampak. Pemerintah pusat diharapkan tidak hanya meninjau, tetapi memastikan langkah konkret agar hak aparatur dan kepastian administrasi tetap terjamin. (Firdaus)






