Menu

Mode Gelap
RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi

Aceh

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

badge-check


					Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS Perbesar

Kuala Simpang, Harianpaparazzi.com – Ribuan dokumen kepegawaian rusak dan dilaporkan hilang pascabanjir, membuat sistem administrasi aparatur sipil negara di Kabupaten Aceh Tamiang terguncang. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Wakil Menteri PAN-RB, Purwadi Arianto, melakukan kunjungan kerja ke kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang Selasa (24/02), termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Kunjungan ini untuk meninjau langsung kesiapan pelayanan publik dan pemulihan administrasi kepegawaian pascabencana.

Data yang dihimpun menyebutkan, sebanyak 4.234 dokumen PNS, 1.997 dokumen P3K, dan 47 dokumen CPNS terdampak banjir. Kerusakan tersebut berpotensi menghambat proses kenaikan pangkat, promosi jabatan, hingga penilaian dalam Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan.

Kepala BKPSDM Aceh Tamiang, Muhammad Mahyaruddin, mengatakan kunjungan Wamen bertujuan memastikan pelayanan tetap berjalan dan sistem birokrasi segera dipulihkan. Ia menyebut pemutakhiran data ASN telah dilakukan pada 2014 dan 2022 melalui layanan KemenPAN-RB. Namun, pihaknya belum dapat memastikan tingkat kehilangan dokumen secara keseluruhan.

Untuk percepatan pemulihan, Kementerian PAN-RB menggandeng Badan Kepegawaian Negara serta Arsip Nasional Republik Indonesia dalam upaya pengumpulan dan digitalisasi ulang arsip yang terdampak.

Meski demikian, Mahyaruddin memastikan pembayaran gaji dan tunjangan kinerja ASN tidak mengalami kendala karena dukungan teknis dari BKN Kanreg XIII Aceh. ASN, P3K, dan CPNS juga diminta segera melakukan pembaruan data secara mandiri.

Saat ini tercatat lebih dari lima ribu ASN aktif di Aceh Tamiang. Jika pemulihan arsip tidak dituntaskan secara sistematis, pelayanan publik dikhawatirkan ikut terdampak. Pemerintah pusat diharapkan tidak hanya meninjau, tetapi memastikan langkah konkret agar hak aparatur dan kepastian administrasi tetap terjamin. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

“Paktam” Harus Dievaluasi: Konten TikTok di Jam Dinas dan Informasi Keliru Ancam Citra Bupati Aceh Utara

11 April 2026 - 23:50 WIB

Mahasiswa Laporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penghasutan

10 April 2026 - 21:55 WIB

RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara

10 April 2026 - 13:54 WIB

Polres Lhokseumawe Gagalkan Transaksi Sabu 1,5 Kg, Satu Pelaku Ditangkap Tiga DPO

8 April 2026 - 13:33 WIB

KINERJA INSPEKTORAT DINILAI LAMBAT DAN LEMAH, WARGA ATU GAJAH REJE GURU DESAK USUT DUGAAN KORUPSI MANTAN REJE

7 April 2026 - 17:01 WIB

Trending di Aceh