Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

badge-check


					Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus Perbesar

Aceh Tamiang, Harianpaparazzi.com — Seorang anak bernama Haikal nyaris kehilangan nyawa setelah terseret arus Sungai di kawasan bawah jembatan Kuala Simpang, Aceh Tamiang. Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh tiga Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, sekitar pukul 16.45 WIB. Haikal dilaporkan hanyut saat berusaha mengambil barang miliknya yang terjatuh ke sungai di bawah Jembatan Kuala Simpang.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya pada Sabtu, 31 Januari 2026, pagi, menjelaskan bahwa saat kejadian, para peserta Latsitardanus dari Taruna Akpol tengah berada di lokasi untuk persiapan kegiatan bakti sosial dan trauma healing.

“Melihat ada seorang anak yang terseret arus sungai, tiga Taruna Akpol dengan sigap dan penuh semangat heroik langsung memberikan pertolongan,” ujar Kabid Humas.

Ketiga Taruna Akpol tersebut masing-masing bernama Jasen, Muhammad, dan Davin. Mereka berhasil mengevakuasi korban dari sungai dan segera memberikan pertolongan pertama berupa resusitasi jantung paru (RJP).

“Setelah kondisi korban mulai stabil, Haikal dievakuasi ke Posko Polri untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dari tim Biddokkes Polda Aceh, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Aceh Tamiang menggunakan ambulans,” tambahnya.

Kabid Humas menegaskan bahwa aksi cepat dan tanggap para Taruna Akpol tersebut merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kehadiran Taruna Akpol dalam membantu korban hanyut ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam aksi-aksi kemanusiaan yang menyangkut keselamatan nyawa masyarakat,” tutup Kabid Humas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Aroma Kejanggalan Proyek Lapas Lhokseumawe: Wartawan Diusir Saat Ungkap Progres Pasca Kontrak

30 Januari 2026 - 22:11 WIB

Taruna Akpol Peserta Latsitardanus XLVI Bantu Operasional Dapur Lapangan di POSCO Pengungsian Aceh Tamiang

29 Januari 2026 - 18:35 WIB

PWI Lhokseumawe Gelar Konferensi II, Momentum Regenerasi dan Penguatan Peran Pers

29 Januari 2026 - 11:53 WIB

Negara Masuk Hutan Aceh: Satgas PKH Ambil Alih Kawasan Pasca Izin Lima Perusahaan Dicabut

28 Januari 2026 - 22:56 WIB

Trending di Aceh