Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

SEKDA BEMNUS ACEH Mendesak Pemerintah Aceh: Jangan Hanya Berbicara, Segera Buka Akses Darat untuk Wilayah Terisolir

badge-check


SEKDA BEMNUS ACEH Mendesak Pemerintah Aceh: Jangan Hanya Berbicara, Segera Buka Akses Darat untuk Wilayah Terisolir Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Sekretaris Daerah Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (SEKDA BEMNUS) Aceh, Asraf, dengan tegas meminta Pemerintah Aceh untuk segera mengambil tindakan konkret dan tidak hanya sekadar beretorika dalam menangani masalah akses darat yang terputus di beberapa wilayah terisolir. Desakan ini muncul mengingat lambatnya penanganan yang berdampak langsung pada penderitaan rakyat.

Asraf menyoroti perlunya pengerahan alat berat secara masif dan segera untuk membuka kembali jalur-jalur vital. Ia menekankan bahwa Pemerintah Aceh harus berhenti menyalahkan pemerintah daerah dan mulai fokus pada solusi nyata.

“Ini adalah harapan dari semua rakyat, jangan hanya berbicara. Kami meminta Pemerintah Aceh segera kerahkan alat berat,” ujar Asraf.

BEMNUS Aceh mengidentifikasi dua akses jalan yang dinilai bisa diselesaikan dalam waktu yang relatif lebih singkat, dan meminta Pemerintah Aceh memprioritaskan pengerjaannya:

Lintas KKA: Menghubungkan Lhokseumawe dan Bener Meriah.

Lintas Beutong: Menghubungkan Nagan Raya dan Aceh Tengah.

Asraf juga mengkritik pendekatan Pemerintah Aceh yang dinilai setengah hati. Menurutnya, masalah ini tidak akan cepat tuntas jika Pemerintah Aceh hanya menitipkan dua ekskavator saja di lokasi.

“Dua ekskavator saja tidak akan membuat ini cepat tuntas. Pemerintah Aceh harus lebih fokus, serius, dan mengerahkan sumber daya yang memadai untuk membuka akses darat tersebut. Ini adalah kunci untuk memulihkan kehidupan masyarakat di wilayah terisolir,” tegasnya.

BEMNUS Aceh menyerukan agar Pemerintah Aceh menjadikan pembukaan akses darat ini sebagai prioritas utama demi memenuhi harapan dan kebutuhan mendesak seluruh rakyat Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh