Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

Aceh

Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan

badge-check


					Pengobatan Massal Pasca Banjir di Desa Lung Tuha Jambo Aye: Tim Medis Malaysia dan Aceh Utara Terjun ke Lapangan Perbesar

ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com – Upaya penanganan kesehatan pasca banjir terus dilakukan di berbagai titik terdampak. Pada Rabu (3/12/2025), pengobatan massal digelar di Desa Lung Tuha, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, melibatkan kolaborasi lintas lembaga, baik dari dalam maupun luar negeri.

Tim medis dari NGO BSR Malaysia hadir langsung ke lokasi untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang mulai mengalami berbagai keluhan pasca banjir, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, diare, serta penyakit akut lainnya yang rentan muncul saat masa pascabanjir.

Kegiatan ini turut didukung oleh tim kesehatan Aceh Utara, serta sejumlah pejabat dan tenaga medis dari rumah sakit daerah. Hadir di lokasi, Syafi’i, Wakil Direktur Umum RSU Jiwa Banda Aceh, yang memantau langsung jalannya pengobatan massal.

Selain itu, Saiful Amri, Kabid Keperawatan RSU Cut Meutia Aceh Utara, juga ikut turun bersama tim perawat untuk memastikan seluruh layanan kesehatan berjalan cepat dan efektif.

“Kami melihat banyak warga yang mulai mengeluh demam, batuk, gatal-gatal, dan kelelahan. Pengobatan massal ini penting untuk mencegah munculnya wabah penyakit pasca banjir,” ujar salah satu petugas medis di lokasi.

Warga Lung Tuha menyambut antusias kehadiran tim kesehatan tersebut. Dalam situasi sulit setelah tempat tinggal dan aktivitas terganggu banjir, pelayanan medis gratis ini dianggap sebagai bentuk perhatian yang sangat diperlukan.

Hingga sore hari, ratusan warga telah mendapatkan pelayanan pemeriksaan umum, pemberian obat, hingga konseling kesehatan terkait kebersihan lingkungan dan pencegahan penyakit.

Pemerintah daerah bersama NGO dan lembaga kesehatan berkomitmen untuk melanjutkan pelayanan serupa di desa-desa lain yang masih terdampak banjir di wilayah Aceh Utara.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kabar Pemutusan Kontrak KSO Sudah Beredar, Mengapa Surat Resmi Masih Belum Terbit?

20 Juni 2026 - 22:55 WIB

Bantuan Pascabanjir Aceh Tamiang Hampir Rp1 Triliun Mulai Disalurkan, 99 Ribu Jiwa Terima Jadup

19 Juni 2026 - 19:16 WIB

Dukung Pelestarian Ekosistem, PHE NSO Tanam Ratusan Mangrove dan Tebar 700 Bibit Kepiting

18 Juni 2026 - 14:58 WIB

Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana

17 Juni 2026 - 14:43 WIB

DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal

15 Juni 2026 - 19:20 WIB

Trending di Aceh