Menu

Mode Gelap
Siswa Aceh Tengah Masih Dihantui Longsor, Dua Sekolah Direlokasi Pascabencana DLH Tinjau SPPG Mesjid Punteut, Temukan IPAL Belum Berfungsi Optimal Abu Doto Pergi, Jejak Perdamaian yang Ia Tinggalkan Tetap Hidup di Aceh Kejagung Ungkap Dugaan Mark Up Motor Listrik MBG, Harga Dinaikkan hingga Rp47 Juta per Unit Oknum Pendeta Ditahan Polres Taput Diduga Pelaku Pedofilia Restrukturisasi Pengurus PWI Batu Bara, Perkuat Fondasi Organisasi untuk Tingkatkan Kualitas Pers

News

PT PEMA Klarifikasi Isu Panas: Tidak Ada Sulfur yang Hilang, Semua Data Terbukti Akurat

badge-check


					PT PEMA Klarifikasi Isu Panas: Tidak Ada Sulfur yang Hilang, Semua Data Terbukti Akurat Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – PT Pembangunan Aceh (PT PEMA) memberikan klarifikasi sekaligus bantahan tegasterhadap pemberitaan yang menyoroti dugaan maladministrasidan hilangnya sulfur dari Pelabuhan Kuala Langsa. Tuduhanbahwa sulfur hasil kerja sama antara PT Medco E&P Malakadan PT PEMA disebut “raib” serta adanya aktivitas “truk-truktronton yang meluncur ke Medan setiap malam” adalah tidakbenar, tidak berdasar, dan tidak didukung oleh fakta lapangan.

Fakta Kuantitas dan Stok Sulfur

Klaim mengenai hilangnya stok sulfur (stockpile) di Pelabuhan Kuala Langsa sepenuhnya bersifat spekulatif. Berdasarkan data logistik dan catatan inventaris harian PT PEMA, stok sulfur di lokasi tersebut tetap stabil dan tidak menunjukkan adanyaperubahan signifikan dari hari ke hari.

“Di Stok Stabil: Berdasarkan data logistik dan inventaris hariankami, stok sulfur yang ada di Pelabuhan Kuala Langsa tidakmenunjukkan adanya perubahan signifikan dari hari ke hari. Jika terjadi kegiatan pemuatan besar-besaran seperti yang diberitakan, hal itu pasti akan tercermin dalam pengurangandrastis pada catatan stok. Bukti fisik dan catatan inventaris kami membuktikan bahwa stok berada dalam jumlah yang wajar dan terpantau,” ujar Rahmat Riski, Manager Teknikal dan OperasiPT PEMA.

Lebih lanjut, PT PEMA menegaskan bahwa tidak adapengiriman sulfur baru dari fasilitas produksi PT Medco E&P Malaka ke stockpile Kuala Langsa setelah periode turn around (perawatan besar). Oleh karena itu, mustahil terjadi kegiatanpemuatan sulfur dalam volume besar ke truk-truk bermuatan 25–30 ton seperti yang dituduhkan, karena stok yang ada saat inimerupakan stok yang masih terpantau dan tercatat sebelumperiode tersebut.

Bantahan atas pemberitaan Pengiriman ke Medan, PT PEMA juga dengan tegas membantah tuduhan mengenai adanyaaktivitas pengangkutan sulfur menggunakan truk-truk tronton keMedan pada malam hari berasal dari stockpile kuala langsa.

PT PEMA memastikan tidak ada kegiatan pemuatan sulfur yang sedang berlangsung dari Pelabuhan Kuala Langsa menujuMedan. kita meminta seluruh pihak agar melakukan verifikasidan konfirmasi ke kita dulu dan kita juga mendorong untukmenunjukkan bukti valid seperti dokumen manifest pengiriman, rekaman CCTV, atau saksi kredibel yang dapat menguatkanklaim tersebut. Hal ini supaya tidak ada informasi yang tidakbenar dan menyesatkan publik.

PT PEMA berkomitmen untuk menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dalam setiap kegiatan operasionalnya.

“kami mempertanyakan segala bentuk pemberitaan yang tidakberdasar dan menimbulkan fitnah kepada PT PEMA. dan kalaupun terbukti ada pencurian atau ada yang tidak sesuaiterhadap sulfur stockpile kuala langsa kami tidak akan tinggaldiam dan akan memproses hal tersebut kepada pihak yang berwenang.” tutup Rahmat Riski.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua MPC Pemuda Pancasila Ingatkan Kader: Jangan Cuma Pakai Seragam, Kartu Anggota Juga Harus Beres

21 Juni 2026 - 16:09 WIB

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Batu Bara Tambal Jalan Berlubang di Jalinsum Simpang Dolok

20 Juni 2026 - 19:04 WIB

Firdaus usulkan SMSI Nahkodai Persiapan dan Pelaksanaan HPN 2026

19 Juni 2026 - 10:40 WIB

Hasil Seleksi JPT Pratama Disorot, Ketua SMSI Samosir Minta Evaluasi Rekam Jejak Calon Kadis Perkim

18 Juni 2026 - 22:15 WIB

Libatkan Warga dalam Pencegahan, Polres Labuhanbatu Dorong Optimalisasi Kampung Bebas Narkoba

18 Juni 2026 - 22:06 WIB

Trending di News