Menu

Mode Gelap
SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap Kejari Batu Bara Eksekusi DPO Kasus Penipuan, Buronan Sejak 2022 Akhirnya Ditahan Empat Rumah di Sipoholon Hangus Terbakar, Wabup Taput Langsung Tinjau Lokasi

Olahraga

Kisah Kakak Beradik di ATF UI Taekwondo Championship 2025: Angkat Tinggi Nama Laxuse Taekwondo Club

badge-check

Kisah Kakak Beradik di ATF UI Taekwondo Championship 2025: Angkat Tinggi Nama Laxuse Taekwondo Club Perbesar

JAKARTA, harianpaparazzi.com – Ajang bergengsi ATF UI Taekwondo Championship 2025 yang digelar di Balairung Universitas Indonesia, Depok, menjadi panggung gemilang bagi dua atlet muda berbakat dari Laxuse Taekwondo Club, yakni Almaira Balques Kemalputri dan adiknya, Humaira Safa Kemalputri.

Almaira, siswi kelas 11 SMA Al Azhar 4 Kemang Pratama, berhasil meraih Juara 1 Kyorugi Junior Putri U-44 Kg. Atlet berprestasi ini telah mengikuti 15 kejuaraan nasional dan internasional bergengsi seperti Kapolri Cup, Bharaduta Open, serta Negeri Sembilan Online International Championship, dengan total perolehan medali 8 emas, 6 perak, dan 1 perunggu.

Sementara itu, sang adik, Humaira, siswi kelas 5 SD Al Azhar 6 Jakapermai, menyabet Juara 1 Kyorugi Pra Cadet U-35 Kg. Meski usianya masih belia, Humaira telah mengikuti 5 kejuaraan nasional termasuk KONI Cup Series, DGTI, dan Kemenpora Cup, dan memborong seluruh medali emas.

Turnamen ATF UI Taekwondo Championship 2025 digelar selama dua hari, 25–26 Juli, dengan melibatkan 1.231 atlet dari 116 lembaga taekwondo tingkat SD hingga perguruan tinggi. Kejuaraan ini menjadi ajang penting untuk menjaring bibit unggul menuju tingkat nasional dan diakui sebagai turnamen grade C nasional.

Mayor Jenderal TNI (Mar) Dr. Oni Junianto, Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia DKI Jakarta, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dimulai sejak dini.

“Pembentukan atlet memang seharusnya dimulai sejak sedini mungkin. Turnamen ini jadi wadah generasi muda untuk tumbuh jadi pribadi kuat dan berdaya juang tinggi,” ujarnya.

Dekan FISIP UI Prof. Aji, yang membuka kejuaraan secara resmi, menyebut ATF UI sebagai simbol integrasi akademik, seni, dan olahraga di lingkungan kampus.

“FISIP UI tidak hanya fokus pada isu sosial dan politik, tapi juga pada penguatan karakter anak muda lewat kegiatan nyata seperti ini,” ungkapnya.

Prof. Aji juga berharap kejuaraan ini ke depan bisa masuk dalam kalender resmi nasional dan membuka peluang menjadi tuan rumah kejuaraan internasional, memanfaatkan jaringan global Universitas Indonesia.

Prestasi Almaira dan Humaira menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia bahwa dedikasi dan konsistensi dalam latihan dapat membawa mereka menuju panggung nasional bahkan internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pecatur Taput Ikuti Kejurda Sumut di Samosir, Ferry Silitonga Berharap Hasil  Terbaik

7 Juli 2026 - 11:32 WIB

Barat Sepakat Cup 2026 Digelar, Ditandai Tendangan Penghormatan Oleh Bupati Taput JTP

22 Juni 2026 - 12:32 WIB

Gampong Mesjid Punteut Tumbangkan Gampong Tengah 1-0 di Turnamen Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

31 Agustus 2025 - 22:14 WIB

Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025

24 Agustus 2025 - 20:47 WIB

Misi Merah Putih di Asian Kurash Championship 2025, Tim Indonesia Bertekad Ukir Prestasi

26 Juli 2025 - 22:43 WIB

Trending di Olahraga