Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan

badge-check

Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan Perbesar

Aceh, Harianpaparazzi.com — Kekecewaan masyarakat Aceh semakin memuncak setelah kondisi listrik hingga Rabu, 10 Desember 2025, masih padam di banyak wilayah, sementara laporan kepada Presiden Prabowo Subianto menyebut pemulihan jaringan sudah mencapai angka tinggi.

Sejumlah warga menilai bahwa laporan yang disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia kepada Presiden tidak sesuai kenyataan di lapangan.

“Laporan itu menyesatkan. Aceh masih gelap. Fakta di lapangan berbeda dengan yang disampaikan kepada Presiden,” ujar beberapa warga yang ditemui di wilayah terdampak banjir.

Warga menyebut bahwa sejak Selasa 9 Desember 2025 pukul 15.15 WIB hingga Rabu siang, listrik belum menyala, sementara publik mendengar klaim bahwa pemulihan sudah mencapai lebih dari 90 persen.

“Itu informasi bohong bagi kami yang berada di Aceh. Kami ingin Presiden tahu bahwa kondisi Aceh tidak seperti yang dilaporkan,” kata seorang warga lainnya.

PLN dan Menteri ESDM Sudah Minta Maaf

Sementara itu, PLN melalui keterangan resmi telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Aceh akibat lambatnya pemulihan jaringan.

“Kami memohon maaf atas pelayanan yang belum optimal. Banyak gardu, jaringan utama, dan tiang yang masih terendam sehingga tim teknis tidak bisa bekerja maksimal,” ungkap pihak PLN.

Menteri ESDM juga menyampaikan permintaan maaf karena target pemulihan 93 persen tidak tercapai.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Aceh. Kondisi di lapangan jauh lebih berat dari perkiraan awal. Pemerintah akan mempercepat penanganan,” ujar Menteri ESDM.

Warga Minta Presiden Ambil Tindakan

Akibat ketidaksinkronan antara pernyataan pejabat pusat dan kondisi faktual, warga mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh.

“Bapak Presiden harus turun tangan. Jangan hanya percaya laporan di atas kertas. Cek sendiri kondisi Aceh,” kata warga.

Masyarakat berharap pemulihan listrik dapat dipercepat karena kegelapan berkepanjangan semakin menyulitkan penanganan banjir, distribusi logistik, hingga pelayanan kesehatan.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Iswahyudi

    Bahlil nya suruh dulu dtg ke lokop Aceh timur… Biar ku beri paham

Sudah ditampilkan semua
Baca Lainnya

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Hampir Setahun Pascabanjir Besar, Rumah Warga Gampong Mane Masih Dipenuhi Lumpur yang Mengeras

13 Juli 2026 - 20:10 WIB

Trending di Aceh