Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan

badge-check


					Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan Perbesar

Aceh, Harianpaparazzi.com — Kekecewaan masyarakat Aceh semakin memuncak setelah kondisi listrik hingga Rabu, 10 Desember 2025, masih padam di banyak wilayah, sementara laporan kepada Presiden Prabowo Subianto menyebut pemulihan jaringan sudah mencapai angka tinggi.

Sejumlah warga menilai bahwa laporan yang disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia kepada Presiden tidak sesuai kenyataan di lapangan.

“Laporan itu menyesatkan. Aceh masih gelap. Fakta di lapangan berbeda dengan yang disampaikan kepada Presiden,” ujar beberapa warga yang ditemui di wilayah terdampak banjir.

Warga menyebut bahwa sejak Selasa 9 Desember 2025 pukul 15.15 WIB hingga Rabu siang, listrik belum menyala, sementara publik mendengar klaim bahwa pemulihan sudah mencapai lebih dari 90 persen.

“Itu informasi bohong bagi kami yang berada di Aceh. Kami ingin Presiden tahu bahwa kondisi Aceh tidak seperti yang dilaporkan,” kata seorang warga lainnya.

PLN dan Menteri ESDM Sudah Minta Maaf

Sementara itu, PLN melalui keterangan resmi telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Aceh akibat lambatnya pemulihan jaringan.

“Kami memohon maaf atas pelayanan yang belum optimal. Banyak gardu, jaringan utama, dan tiang yang masih terendam sehingga tim teknis tidak bisa bekerja maksimal,” ungkap pihak PLN.

Menteri ESDM juga menyampaikan permintaan maaf karena target pemulihan 93 persen tidak tercapai.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Aceh. Kondisi di lapangan jauh lebih berat dari perkiraan awal. Pemerintah akan mempercepat penanganan,” ujar Menteri ESDM.

Warga Minta Presiden Ambil Tindakan

Akibat ketidaksinkronan antara pernyataan pejabat pusat dan kondisi faktual, warga mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh.

“Bapak Presiden harus turun tangan. Jangan hanya percaya laporan di atas kertas. Cek sendiri kondisi Aceh,” kata warga.

Masyarakat berharap pemulihan listrik dapat dipercepat karena kegelapan berkepanjangan semakin menyulitkan penanganan banjir, distribusi logistik, hingga pelayanan kesehatan.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Iswahyudi

    Bahlil nya suruh dulu dtg ke lokop Aceh timur… Biar ku beri paham

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi Idulfitri dengan Ketua MPU, Bahas Kamtibmas

22 Maret 2026 - 16:41 WIB

Tri Nugroho Panggabean Rencanakan Laporan ke Polda Aceh, Enam Media Dituding Cemarkan Nama Baik

20 Maret 2026 - 23:58 WIB

GEUCHIK GAMPONG MESJID PUNTEUT PIMPIN TAKBIRAN MALAM IDUL FITRI 1447 H

20 Maret 2026 - 23:52 WIB

Mahasiswa HIMA-ATE Gelar Aksi Damai di Takengon, Soroti Kasus Kekerasan Aktivis HAM dan Isu Bencana Lokal

19 Maret 2026 - 20:17 WIB

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Trending di Aceh