Menu

Mode Gelap
Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir Menguak Keadaan di Kuala Simpang: Dua Bulan Pascabanjir, Lumpur dan Sampah Masih Mengurung Permukiman Warga Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

Aceh

Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan

badge-check


					Warga Aceh Nilai Laporan Bahlil ke Presiden Soal Pemulihan Listrik Tidak Sesuai Fakta Lapangan Perbesar

Aceh, Harianpaparazzi.com — Kekecewaan masyarakat Aceh semakin memuncak setelah kondisi listrik hingga Rabu, 10 Desember 2025, masih padam di banyak wilayah, sementara laporan kepada Presiden Prabowo Subianto menyebut pemulihan jaringan sudah mencapai angka tinggi.

Sejumlah warga menilai bahwa laporan yang disampaikan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia kepada Presiden tidak sesuai kenyataan di lapangan.

“Laporan itu menyesatkan. Aceh masih gelap. Fakta di lapangan berbeda dengan yang disampaikan kepada Presiden,” ujar beberapa warga yang ditemui di wilayah terdampak banjir.

Warga menyebut bahwa sejak Selasa 9 Desember 2025 pukul 15.15 WIB hingga Rabu siang, listrik belum menyala, sementara publik mendengar klaim bahwa pemulihan sudah mencapai lebih dari 90 persen.

“Itu informasi bohong bagi kami yang berada di Aceh. Kami ingin Presiden tahu bahwa kondisi Aceh tidak seperti yang dilaporkan,” kata seorang warga lainnya.

PLN dan Menteri ESDM Sudah Minta Maaf

Sementara itu, PLN melalui keterangan resmi telah menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Aceh akibat lambatnya pemulihan jaringan.

“Kami memohon maaf atas pelayanan yang belum optimal. Banyak gardu, jaringan utama, dan tiang yang masih terendam sehingga tim teknis tidak bisa bekerja maksimal,” ungkap pihak PLN.

Menteri ESDM juga menyampaikan permintaan maaf karena target pemulihan 93 persen tidak tercapai.

“Kami meminta maaf kepada masyarakat Aceh. Kondisi di lapangan jauh lebih berat dari perkiraan awal. Pemerintah akan mempercepat penanganan,” ujar Menteri ESDM.

Warga Minta Presiden Ambil Tindakan

Akibat ketidaksinkronan antara pernyataan pejabat pusat dan kondisi faktual, warga mendesak Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh.

“Bapak Presiden harus turun tangan. Jangan hanya percaya laporan di atas kertas. Cek sendiri kondisi Aceh,” kata warga.

Masyarakat berharap pemulihan listrik dapat dipercepat karena kegelapan berkepanjangan semakin menyulitkan penanganan banjir, distribusi logistik, hingga pelayanan kesehatan.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Iswahyudi

    Bahlil nya suruh dulu dtg ke lokop Aceh timur… Biar ku beri paham

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Polda Aceh Gelar Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Selama 14 Hari

2 Februari 2026 - 14:43 WIB

Apel Gabungan ASN Aceh Utara: Negara Hadir Lewat Santunan dan Apresiasi Prestasi

2 Februari 2026 - 14:41 WIB

PWI Aceh Selatan: Waspadai Oknum Berkedok Wartawan yang Edarkan Surat Bantuan

31 Januari 2026 - 20:30 WIB

Ketika Proyek Negara Takut pada Wartawan

31 Januari 2026 - 13:50 WIB

Haikal Hanyut di Sungai Kuala Simpang, Diselamatkan Taruna Akpol Peserta Latsitardanus

31 Januari 2026 - 12:39 WIB

Trending di Aceh