Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Tim PkM Tanggap Darurat Bencana PNL Salurkan Bantuan dan Layanan Administrasi bagi Korban Banjir Aceh Utara

badge-check


					Tim PkM Tanggap Darurat Bencana PNL Salurkan Bantuan dan Layanan Administrasi bagi Korban Banjir Aceh Utara Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com — Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh sejak akhir November 2025 tidak hanya menyisakan genangan air, tetapi juga persoalan sosial dan administratif bagi warga terdampak. Merespons kondisi tersebut, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) mengerahkan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tanggap Darurat Bencana untuk menyalurkan bantuan logistik sekaligus memberikan pendampingan layanan administrasi publik di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.

Kegiatan yang berlangsung pada 11 – 27 Desember 2025 ini difokuskan pada empat desa terdampak banjir, yakni Desa Reudeup, Desa Meunasah Blang, Desa Meunasah Tutong, dan Desa Keutapang. Selain menyalurkan bantuan sembako, Tim PkM PNL juga melakukan pendataan warga untuk membantu pengurusan dokumen kependudukan yang hilang atau rusak akibat banjir, seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Akta Kematian.

Ketua Pelaksana Bidang Dukungan Administrasi Publik, Safriadi, S.T., M.Kom, menegaskan bahwa kehadiran PNL di tengah masyarakat terdampak bukan semata aksi karitatif, melainkan wujud tanggung jawab sosial perguruan tinggi vokasi terhadap lingkungan sekitarnya.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa masyarakat di Kecamatan Lhoksukon tidak sendirian dalam menghadapi masa sulit ini. Fokus kami adalah mempercepat pemulihan melalui dukungan administrasi publik, agar warga dapat kembali beraktivitas secara normal,” ujar Safriadi saat penyerahan bantuan secara simbolis.

Penyaluran bantuan ini turut didampingi oleh anggota tim PkM, yakni Muhammad Arifai, S.E., M.Acc., Ak., CPTT., CIFRS, Salahuddin, S.T., M.Cs, Diana, S.E., Ak., M.Si, dan Mariana, M.Si, serta Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL, Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T.

Bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, mie instan, air mineral, dan roti sebagai pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pada fase pemulihan awal. Program PkM Tanggap Darurat Bencana ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sementara itu Camat Lhoksukon, Fatwa Maulana, S.Sos., M.Si, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Kecamatan Lhoksukon bersama para geuchik di desa-desa terdampak akan mendukung penuh program PkM Tanggap Darurat Bencana PNL karena dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik dalam penyaluran bantuan logistik maupun pendampingan pengurusan dokumen administrasi publik yang terdampak akibat banjir.

Aksi PkM Tanggap Darurat Bencana ini mendapat respons positif dari perangkat desa dan warga setempat. Kehadiran tim PNL dipandang sebagai wujud konkret sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dalam menghadapi situasi krisis. Melalui kegiatan ini, PNL menegaskan posisinya tidak semata sebagai institusi pendidikan vokasi, tetapi juga sebagai aktor sosial yang responsif terhadap persoalan kemanusiaan serta pemulihan sosial pascabencana.(fajar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Bupati Salim Fakhry Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I tahun 2026

8 Januari 2026 - 19:01 WIB

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Trending di Aceh