Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Teater Sawah “Rahim Negeriku” di Desa Saentis Angkat Krisis Pangan dan Budaya Wiwitan

badge-check

Teater Sawah “Rahim Negeriku” di Desa Saentis Angkat Krisis Pangan dan Budaya Wiwitan Perbesar

Deli Serdang — Harianpaparazzi.com | Area persawahan di Lorong Tempel, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, berubah menjadi ruang pertunjukan terbuka lewat pementasan Teater Sawah bertajuk Rahim Negeriku, Minggu (24/5/2026). Pertunjukan ini sukses menyita perhatian masyarakat karena menghadirkan isu krisis pangan, ketahanan sawah, dan budaya lokal dalam balutan seni pertunjukan yang kuat dan emosional.

Pementasan Rahim Negeriku menghadirkan pengalaman artistik berbeda. Hamparan sawah dijadikan panggung utama untuk menyampaikan pesan tentang kondisi pangan saat ini sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga lahan pertanian di tengah arus pembangunan dan perubahan zaman.

Karya ini disutradarai oleh Elwida Yuwitri dengan dukungan artistik dari Kariman Siregar sebagai koreografer. Pertunjukan memadukan unsur teater, gerak tubuh, musik, hingga simbol budaya lokal yang dikemas secara kontekstual dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Melalui konsep Teater Sawah, para penonton tidak hanya menikmati pertunjukan seni, tetapi juga diajak membaca ulang relasi manusia dengan tanah, pangan, dan tradisi. Nilai budaya wiwitan yang mulai jarang dikenal generasi muda turut diangkat sebagai bagian penting dari identitas masyarakat agraris.

Pertunjukan berlangsung di tengah area persawahan aktif. Situasi tersebut memperkuat suasana emosional sekaligus menghadirkan pengalaman visual yang berbeda dari pertunjukan teater pada umumnya. Penonton terlihat antusias mengikuti jalannya pertunjukan hingga selesai.

Selain menjadi ruang ekspresi seni, Rahim Negeriku juga menjadi bentuk kritik sosial terhadap kondisi pertanian dan ancaman berkurangnya lahan sawah produktif. Pesan tentang ketahanan pangan disampaikan secara halus melalui bahasa artistik yang mudah dipahami publik.

Pementasan ini sekaligus menunjukkan bahwa seni pertunjukan di Sumatera Utara terus berkembang dengan pendekatan kreatif dan relevan terhadap isu sosial masyarakat. Teater Sawah di Desa Saentis menjadi bukti bahwa ruang budaya dapat tumbuh dari lingkungan paling dekat dengan kehidupan warga. (GS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

27 Okt 2026 - 08:17 WIB

BLT Kesra Rp900 Ribu Oktober 2026 Cair? Begini Cara Cek Data Bansos

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

26 Okt 2026 - 12:53 WIB

Rendy Siap Nahkodai FWK DKI Jakarta, Usung Semangat Jurnalisme Kebangsaan

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

25 Okt 2026 - 08:07 WIB

Rakernas FWK, Gubernur Lemhannas Ingatkan Pentingnya Pers Kritis, Independen Dalam Menyebarkan Nilai-nilai Kebangsaan

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

22 Okt 2026 - 09:27 WIB

FWK Menilai KPK Penakut, Pemerintah Tidak Boleh Antikritik

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi

20 Okt 2026 - 17:56 WIB

PLTU Banjarsari Mati Berbulan-bulan, CERI Desak PTBA Diaudit dan Manajemen Dievaluasi
Trending di News