Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

“Tangis Haru di Pagi Itu: Ketika Lhokseumawe Melepas Para Tamu Allah”

badge-check

“Tangis Haru di Pagi Itu: Ketika Lhokseumawe Melepas Para Tamu Allah” Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi – Mentari belum tinggi, tapi halaman Masjid Islamic Center Kota Lhokseumawe telah dibanjiri air mata. Bukan air mata kesedihan, melainkan luapan haru dan rasa syukur. Selasa (20/05) pagi itu, diiringi doa dan pelukan keluarga, sebanyak 179 calon jemaah haji asal Kota Lhokseumawe bersiap meninggalkan tanah kelahiran untuk memenuhi panggilan suci ke Tanah Haram.

Suasana di halaman masjid terasa begitu khidmat. Tak hanya calon jemaah yang bersiap berangkat, tapi juga ratusan keluarga yang datang sejak subuh demi mengantar orang tercinta ke pintu gerbang perjalanan spiritual. Tangis dan pelukan menjadi bahasa yang paling jujur mewakili perasaan yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Di hadapan mereka, Wakil Wali Kota Lhokseumawe berdiri, menyampaikan pesan sarat makna. Ia tidak sekadar melepas keberangkatan para jemaah, tapi juga menitipkan amanah spiritual dan doa seluruh warga kota.

“Ketika hari ini kita terpilih sebagai salah satu dari calon Dhuyufurrahman—tamu Allah—itu adalah anugerah yang tak ternilai,” ucapnya, disambut isak tangis sebagian jamaah dan keluarga.

Pelepasan itu bukan hanya seremoni administratif. Ia menjadi momen bersejarah dalam hidup sebagian besar jamaah, yang menabung bertahun-tahun demi satu niat: memenuhi panggilan Ilahi.

Di tengah keharuan itu, hadir pula tokoh-tokoh kota, Ketua MPU, Plt Sekda, Kepala Kemenag, hingga Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah. Mereka semua menjadi saksi bisu kebahagiaan dan keteguhan niat para jemaah, sebagian dari mereka adalah petani, pensiunan, guru ngaji, dan para ibu rumah tangga.

Sebanyak 179 jemaah asal Kota Lhokseumawe tergabung dalam Kloter 4 (04-BTJ), bersama jemaah dari Aceh Barat dan Gayo Lues. Total rombongan mencapai 393 orang. Mereka dijadwalkan masuk Asrama Haji Banda Aceh pada sore hari, sebelum terbang ke Jeddah keesokan harinya menggunakan maskapai Garuda Indonesia.

Setiba di Arab Saudi, para jemaah akan menempati hotel di kawasan Misfalah, Sektor 9, Makkah, tak jauh dari Masjidil Haram. Di sinilah langkah-langkah suci mereka akan dimulai: thawaf, sa’i, wukuf di Arafah, hingga tahallul sebagai penanda penyempurnaan rukun Islam kelima.

Dalam konteks geografis, Lhokseumawe sebagai kota pesisir memiliki dinamika sosial yang kental dengan budaya religi. Sosiologisnya, semangat kolektif masyarakat dalam mengantar jemaah haji mencerminkan kuatnya ikatan kekeluargaan dan nilai gotong royong. Secara ekonomi, banyak dari jemaah yang telah menabung bertahun-tahun, menjual sawah atau warisan, bahkan meminjam dana syariah demi bisa berangkat haji.

Dari sisi agama, haji bukan sekadar ritual ibadah. Ia menjadi perjalanan batin yang menuntut kesabaran, keikhlasan, dan pengorbanan. Para jemaah ini mewakili wajah-wajah tulus masyarakat Lhokseumawe yang datang menghadap Allah dengan niat yang bersih.

Dalam perjalanan haji, tak ada jaminan kemudahan. Tapi ada janji yang pasti, setiap langkah menuju Baitullah adalah langkah yang dimuliakan. Di balik pelukan perpisahan dan linangan air mata itu, ada satu harapan bersama: semoga semua kembali dalam keadaan mabrur. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tanggul Krueng Pase Jebol, Ratusan Hektare Sawah Terancam Banjir

26 Okt 2026 - 15:52 WIB

Tanggul Krueng Pase Jebol, Ratusan Hektare Sawah Terancam Banjir

Tanggul Krueng Peuto Jebol, Geuchik Gunakan Dana Desa untuk Perbaikan Darurat

25 Okt 2026 - 16:36 WIB

Tanggul Krueng Peuto Jebol, Geuchik Gunakan Dana Desa untuk Perbaikan Darurat

Pemko Lhokseumawe Buka Seleksi 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pendaftaran hingga 6 November 2026

23 Okt 2026 - 21:07 WIB

Pemko Lhokseumawe Buka Seleksi 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pendaftaran hingga 6 November 2026

Sayuti Achmad Tawarkan KTA PWI Gratis, Tegaskan Donasi yang Membebani Anggota Harus Dihentikan

23 Okt 2026 - 21:03 WIB

Sayuti Achmad Tawarkan KTA PWI Gratis, Tegaskan Donasi yang Membebani Anggota Harus Dihentikan

Proyek Irigasi Blang Buloh Disorot, Dugaan Material Tambang Tanpa Izin Perlu Ditelusuri

22 Okt 2026 - 19:40 WIB

Proyek Irigasi Blang Buloh Disorot, Dugaan Material Tambang Tanpa Izin Perlu Ditelusuri
Trending di Aceh