Aceh Tenggara, harianpaparazzi.com – Penyelenggaraan perlombaan arung jeram Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara di Aceh Tenggara dinilai memiliki kesiapan yang terbaik. Penilaian itu disampaikan oleh Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI Pusat). Jumat (20/09/2024)
PJ Bupati, Drs Syakir MSi mengatakan rasa syukurnya atas kesuksesan penyelenggaraan cabang arung jeram PON XXI/2024 di Aceh Tenggara. Dengan digelarnya perlombaan arung jeram di daerahnya dirinya mengaku banyak tahu potensi-potensi kegiatan arung jeram yang bisa dikembangkan di daerahnya tersebut, baik level daerah, nasional, maupun internasional. Termasuk cambuk bagi pihaknya bagaimana menjaga lingkungan sungai.
Bahkan di Sungai Mamas dari pertama pertandingan hingga berakhir, airnya tidak pernah berwarna coklat, selalu jernih menurut para peserta. Lalu jeramnya juga dinilai sangat teknikal sekali dengan lingkungan yang masih sangat asri.
“Sepekan sebelum dibuka (perlombaan arung jeram), Sekda Provinsi mengatakan jika kesiapan Aceh Tenggara sebagai tuan rumah adalah yang terbaik. Satu lagi, pada saat risk manajemen yang dilakukan kepolisian, Aceh Tenggara mendapatkan skor tertinggi, artinya paling berisiko tetapi memiliki manajemen risiko terbaik,” Ujar Panwasrah KONI Pusat, Irfan Bachtiar.
Pihaknya pun mengaku belum pernah menemukan aset seperti Sungai Alas Ketambe dan Sungai Mamas Jambur Mamang. Di mana semua fasilitas ada, terutama sumber daya manusianya yang dinilai Irfan sangat membantu pihaknya yang ‘sendirian’ menggelar pertandingan cabang olahraga PON di Aceh Tenggara.
“Terus terang saja, PON kali ini tidak hanya di Aceh dan Sumatera Utara, tetapi juga di Aceh Tenggara, terbukti PJ Gubernur Aceh datang langsung membuka kegiatan perlombaan PON di Aceh Tenggara, tidak ada daerah lain,” tambahnya
Sambutan dari masyarakat Aceh Tenggara akan kegiatan cabang arung jeram pada PON kali ini memang luar biasa. Sejak dari Ketambe hingga berakhir di Jambur Mamang tercatat ada sebanyak lebih dari 20 ribu pengunjung datang ke perlombaan arung jeram PON XXI/2024.
Atas hasil ini, PB FAJI pun sangat mengapresiasi seluruh kerja keras dari semua pihak. Terutama Pemerintah Daerah Aceh Tenggara yang dinilai telah memberikan dukungan yang luar biasa. “Kami mengapresiasi atas respon cepat atas kebutuhan dan kendala selama menggelar pertandingan PON di sini. Sehingga kami (panpel) bisa mengatasi semua persoalan dan kegiatan perlombaan bisa berjalan lancar,” kata Technical Delegate cabor arung jeram PON XXI/2024 sekaligus Ketua Harian PB FAJI, Amalia Yunita.
Pihaknya pun berpesan agar para pemangku kepentingan terkait dengan Sungai Alas dan Sungai Lawe Mamas tetap menjaga kelestarian sungai serta lingkungannya. Karena sungai tersebut, menurutnya layak untuk dijadikan venue untuk event internasional, bahkan untuk sekelas World Championship (Kejuaraan Dunia).
“Terima kasih kepada seluruh pihak. Mohon maaf jika kami ada kekurangan di penyelenggaraan PON pertama arung jeram ini. Ini adalah penyelenggaraan yang luar biasa, dengan sambutan tuan rumah dan masyarakat yang sama luar biasanya, terbaik di antara penyelenggaraan kejuaraan arung jeram yang pernah digelar,” tambahnya. (Azhari)