Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

News

Polda Metro Jaya: Operasi Zebra Jaya 2024 Catat 54.827 Pelanggaran Lalu Lintas

badge-check


					Polda Metro Jaya: Operasi Zebra Jaya 2024 Catat 54.827 Pelanggaran Lalu Lintas Perbesar

Jakarta, harianpaparazzi.com — Polda Metro Jaya mengumumkan hasil pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2024 yang telah berlangsung sejak 14 Oktober hingga kini. Dari operasi ini, total pelanggaran lalu lintas yang tercatat mencapai 54.827 kasus.

Operasi ini diadakan untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka kecelakaan. Dalam rincian penindakan, Polda Metro Jaya mencatat beberapa kategori pelanggaran:

ETLE Statis: 33.152 penindakan
ETLE Mobile: 5.915 penindakan
Tindakan Teguran Simpatik: 15.400 penindakan

Jenis Pelanggaran Menonjol

Dari total pelanggaran, pengendara roda dua (R2) mencatat angka yang cukup signifikan dengan total 21.434 pelanggaran. Rincian pelanggaran pada roda dua adalah sebagai berikut:

Tidak menggunakan helm SNI: 14.491 pelanggaran
Melawan arus: 4.638 pelanggaran
Melanggar marka jalan: 2.305 pelanggaran

Sementara untuk pengendara roda empat (R4), total pelanggaran mencapai 19.138 kasus, di mana jenis pelanggaran terbanyak adalah:

Tidak menggunakan sabuk pengaman: 18.767 pelanggaran
Menggunakan HP saat berkendara: 371 pelanggaran

Pentingnya Kesadaran Berlalu Lintas

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengatakan bahwa tingginya angka pelanggaran menunjukkan perlunya upaya lebih untuk mendidik masyarakat. “Angka pelanggaran yang tinggi ini menjadi indikasi bahwa kami perlu lebih banyak melakukan edukasi tentang keselamatan berlalu lintas,” jelasnya.

Kombes Pol Ade menekankan bahwa tujuan dari Operasi Zebra Jaya adalah menciptakan budaya tertib berlalu lintas. “Kami berharap dengan penindakan dan sosialisasi, masyarakat akan lebih disiplin dan mematuhi aturan. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan di jalan,” tegasnya.

Operasi Zebra Jaya 2024 direncanakan akan terus berlangsung hingga akhir bulan ini, dengan fokus pada titik-titik rawan pelanggaran di wilayah Jakarta. Polda Metro Jaya berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum dan sosialisasi demi menciptakan situasi lalu lintas yang lebih aman.

Kombes Pol Ade mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara dan mematuhi peraturan lalu lintas. “Mari kita ciptakan lingkungan berkendara yang aman untuk semua,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satresnarkoba Batu Bara Amankan 2,45 Gram Sabu di Mangkai Baru, Satu Orang Ditangkap

21 Februari 2026 - 19:25 WIB

Jelang Ramadhan, PLN Diminta Jaga Stabilitas Listrik Tanpa Pemadaman

19 Februari 2026 - 21:17 WIB

Gebrakan Awal Kajari Batu Bara: Kasus BTT 2022 Bergulir, Kadis Kesehatan Masuk Daftar Tersangka

19 Februari 2026 - 19:29 WIB

Mobil Mewah Tak Selamatkan: ABM Diciduk Satresnarkoba Polres Batu Bara di Seisuka

19 Februari 2026 - 05:27 WIB

Bank Sumut Nilai Tradisi Batu Bara Layak Dijaga karena Beri Manfaat Konkret bagi Masyarakat

18 Februari 2026 - 20:40 WIB

Trending di News