Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Peringati Haul Sultan Iskandar Muda ke-389, Satgas PPA Gelar Doa Bersama untuk Korban Banjir Bandang Aceh

badge-check


Peringati Haul Sultan Iskandar Muda ke-389, Satgas PPA Gelar Doa Bersama untuk Korban Banjir Bandang Aceh Perbesar

BANDA ACEH, Harianpaparazzi.com – Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Aceh (Satgas PPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian sejarah dan nilai-nilai kebangsaan dengan menyelenggarakan peringatan Haul Sultan Iskandar Muda yang ke-389. Acara yang dipusatkan di Komplek Makam Sultan Iskandar Muda, samping Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu (27/12/2025), berlangsung dengan suasana penuh kekhusyukan dan kepedulian sosial.


Selain menjadi ajang mengenang kemasyhuran sang Sultan, peringatan tahun ini juga diisi dengan zikir dan doa bersama secara khusus untuk para korban bencana banjir bandang yang saat ini tengah melanda beberapa wilayah di Aceh. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wasilah agar Provinsi Aceh senantiasa dilindungi dari segala bentuk marabahaya dan musibah di masa mendatang.


Pesan Sejarah dan Keadilan Sang Sultan
Ketua Panitia Pelaksana, Iskandar, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Haul Sultan Iskandar Muda merupakan agenda rutin tahunan yang diprakarsai oleh Satgas PPA setiap tanggal 27 Desember. Menurutnya, tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menghidupkan kembali memori kolektif masyarakat mengenai masa-masa keemasan Kesultanan Aceh di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda yang dikenal sebagai raja yang sangat adil.


“Beliau adalah sosok yang membawa Kerajaan Aceh mencapai puncak kejayaannya, baik dari sisi militer, ekonomi, maupun syiar Islam. Kami berharap seluruh masyarakat Aceh, terutama generasi muda, tidak melupakan akar sejarahnya. Tanpa sejarah, kita akan kehilangan arah dalam membangun masa depan,” ujar Iskandar dengan penuh penekanan.


Zikir dan Doa untuk Negeri


Rangkaian acara diawali dengan pembacaan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Jamhuri. Doa yang dipanjatkan dengan penuh haru tersebut ditujukan bagi masyarakat Aceh yang terdampak musibah banjir bandang. Melalui zikir tersebut, para hadirin memohon ampunan serta kekuatan dari Allah SWT agar Aceh dijauhkan dari bencana dan diberikan kemakmuran yang berkelanjutan.


Kritik Keras Tgk Abdul Aziz: “Jangan Sekadar Numpang Nama


Dalam sesi ceramah agama, Tgk Abdul Aziz menyampaikan pesan yang cukup menyentil terkait kepedulian korporasi terhadap warisan budaya. Beliau menyoroti adanya perusahaan-perusahaan besar yang menggunakan nama besar Sultan Iskandar Muda untuk kepentingan komersial, namun justru terkesan absen dan tidak memberikan kontribusi nyata dalam mendukung perhelatan haul tersebut.


“Sangat disayangkan ada pihak yang hanya ‘numpang nama’ besar Sultan Iskandar Muda untuk kepentingan bisnis mereka, namun tidak memiliki andil atau kepedulian untuk mensukseskan peringatan haul ini. Kedepannya, peran serta semua pihak sangat diharapkan agar sejarah bangsa ini tetap lestari,” tegas Tgk Abdul Aziz. Beliau juga mendorong Satgas PPA untuk terus konsisten menggelar acara serupa demi menjaga identitas bangsa Aceh.


Kehadiran Tokoh dan Santunan Sosial
Peringatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPR Aceh, Tati Mutia; Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh; serta Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh. Turut hadir pula perwakilan dari keturunan atau wareh Kesultanan Aceh yang diwakili oleh Raja Meureuhom Daya, Teuku Raja Saifullah, beserta masyarakat umum yang memadati area makam.


Sebagai bentuk kepedulian sosial yang mencerminkan sifat dermawan sang Sultan, panitia juga memberikan santunan kepada 20 orang anak yatim dan kaum fakir miskin. Pemberian santunan ini menjadi penutup yang manis, menggambarkan bahwa semangat Sultan Iskandar Muda dalam menyejahterakan rakyatnya masih terus diupayakan untuk dihidupkan melalui aksi-aksi nyata di era modern.


Melalui kegiatan ini, Satgas PPA tidak hanya sekadar memperingati tanggal wafatnya seorang raja, tetapi juga sedang merajut kembali tali silaturahmi antar-elemen masyarakat dan memperkuat ketahanan spiritual Aceh di tengah berbagai cobaan bencana alam. Semoga nilai-nilai keadilan dan keberanian Sultan Iskandar Muda dapat terus menginspirasi pembangunan Aceh di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh