Menu

Mode Gelap
Jufri Sitompul Terpilih Jadi Ketua PKB Taput: Memperkuat Struktur Menghadapi Pemilu Legislatif Operasi Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Ungkap Kasus Ganja di Kecamatan Galang Belum Genap Sebulan, Kades dan Perangkat Desa Taput akan Bimtek di Medan  BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola

Aceh

Perempuan Aceh dan Kekuatan Budaya: Menyebarkan Potensi Tanah Rencong ke Dunia

badge-check

Perempuan Aceh dan Kekuatan Budaya: Menyebarkan Potensi Tanah Rencong ke Dunia Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com
Perempuan, budaya, dan media menjadi tiga kekuatan utama dalam memperkenalkan potensi Tanah Rencong ke kancah global. Hal ini mengemuka dalam pertemuan hangat antara Marlina Muzakir, Isteri Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Aceh, dengan Amy Atmanto, Wakil Ketua PWI Bidang Kemitraan dan Hubungan Antar Lembaga serta Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

Pertemuan tersebut menyoroti pentingnya penyebaran informasi positif tentang kekayaan budaya, sumber daya alam, dan potensi ekonomi kreatif Aceh — mulai dari panorama Geurutee di Aceh Jaya hingga beragam kriya, kuliner khas, dan tradisi lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat.

Sebelumnya pada kesempatan terpisah, Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming, menekankan pentingnya pendampingan bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar global.

“Masih banyak pelaku UMKM yang belum mendapatkan pendampingan secara optimal. Tugas kita adalah mengajak mereka dibina dan diberikan edukasi — tidak hanya untuk pasar lokal, tetapi juga nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Semangat itu sejalan dengan visi Marlina untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat serta memperbesar peran perempuan dalam pembangunan daerah.

“Saya ingin mewujudkan peningkatan kesejahteraan saudara-saudara kita di Aceh. Segala upaya dan kemitraan akan dilakukan. Kita ingin produk-produk Aceh tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga menembus pasar global melalui penguatan kualitas, promosi, dan literasi digital,” tutur Marlina penuh ketulusan.

Marlina juga menambahkan, media berperan penting dalam menumbuhkan kebanggaan daerah, memperkenalkan potensi wisata, dan membuka peluang investasi. Kekayaan alam seperti Geurutee, kelezatan Timphan dan Kopi Gayo, serta hasil kriya berbasis budaya diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi sekaligus memperkuat citra Aceh di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Amy Atmanto menegaskan bahwa perempuan Aceh memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kreatif.

“Perempuan Aceh adalah potret ketangguhan — kreatif, pekerja keras, dan berakar pada budaya yang kuat. Hitung saja, berapa banyak pahlawan wanita lahir dari negeri Serambi Mekkah ini. Semangat itu masih hidup dalam generasi perempuan Aceh hari ini,” ujar perempuan berdarah Aceh ini.

Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi berbagai inisiatif yang menitikberatkan pada literasi digital, promosi budaya dan pariwisata, serta pemberdayaan perempuan, agar potensi Tanah Rencong semakin dikenal dan membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

MAA Aceh Utara Lahirkan Pemuda Pelopor dan Duta Adat, Warisan Indatu Bersemi di Tangan Generasi Muda

30 Juli 2026 - 00:33 WIB

Muhammad Imam Abiyyu Persembahkan Dua Medali Perak untuk PNL di Ajang PORSENI XV

27 Juli 2026 - 23:30 WIB

Setahun Disidik, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dokumen Pembayaran BLT Gampong Blang Majron Berakhir SP3, Temuan Audit Rp107,8 Juta Jadi Sorotan

25 Juli 2026 - 19:59 WIB

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Trending di Aceh