Menu

Mode Gelap
Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah Listrik Aceh Utara Belum Pulih: Ribuan Warga Hidup dalam Gelap, PLN Akui Sinkronisasi Pembangkit Gagal Total

Aceh

Pengusaha SPBU Minta Ganti Rugi ke PLN Akibat Listrik Padam

badge-check


					Pengusaha SPBU Minta Ganti Rugi ke PLN Akibat Listrik Padam Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazi.com Mansur salah seorang pengusaha SPBU di Kota Lhokseumawe, meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengganti rugi kerusakan dinamo pompa minyak stasiun pengisian bahan bakar milikinya yang duga akibat pemadaman arus listrik tanpa adanya pemberitahuan resmi sebelumnya, Rabu (05/06).

2 Dinamo pompa yang rusak itu bila dihitung kerugiannya mencapai 12 juta, dan yang membuatnya kecewa  pelayanan ke masyarakat menjadi terhambat. 

Dibalik rusaknya 2 dinamo pompa itu, pihaknya harus menanggung kerugian lain, karena terpaksa melayani pembeli dengan menggunakan hitungan liter manual. Hitungan tersebut bisa saja sewaktu-waktu meleset atau takaran yang dijual per liternya lebih banyak ke pembeli. 

“Nah kalo sudah seperti untuk memperbaiki pompa tersebut, kami harus memanggil teknisi Pertamina dari  kota medan, dan memerlukan waktu paling cepat 2 minggu. Sedangkan biaya ganti suku cadang itu 12 juta rupiah,” ungkap Mansur. 

Selain kerusakan tersebut, Mansur juga meminta PLN  mengganti rugi mesin Genset miliknya, dimana mesin tersebut juga mengalami kerusakan pada hari yang sama, saat tidak stabilnya arus listrik yang diterima stasiun bahan bakar itu, dimana kerugian mencapai 140 juta rupiah.

SPBU yang terletak di desa Alue Awe Pemko Lhokseumawe, melayani konsumen selama  24 jam, dimana keberadaanya telah beroperasi selama  10 tahun lebih, melayani penjualan minyak mulai, jenis solar, Pertalite, pertamina Dex, Bio Solar, Pertamax, Pertamax Turbo dan Dexlite. (Firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dinilai Cari Panggung, Ketua IPMAT Banda Aceh Dikritik soal Tudingan Penanganan Bencana di Aceh Tenggara Lamban

7 Januari 2026 - 20:42 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Salim Fakhry Zoom Meeting dengan Presiden Prabowo dan Menteri Pertanian

7 Januari 2026 - 14:46 WIB

Dugaan Pembohongan Publik PGE: Kompresor Tak Pernah Beroperasi, Aceh Utara Merugi Miliaran Rupiah

6 Januari 2026 - 22:01 WIB

Dana Desa Dipertanyakan, Dugaan Mark Up dan Program Fiktif Gampong Riseh Baroh Mengemuka

5 Januari 2026 - 14:45 WIB

Trending di Aceh