Menu

Mode Gelap
Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta Begini Cara Warga Aceh Timur Akhirnya Mendapat Air Minum Layak Pascabanjir

Aceh

Pengelolaan Parkir RSUCM Amburadul, Diduga Oknum TNI AU Jadi Backing

badge-check


					Pengelolaan Parkir RSUCM Amburadul, Diduga Oknum TNI AU Jadi Backing Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.comPengelola parkir Rumah Sakit Umum Cut Meutia-Aceh Utara yang di kelola PT.Tribuana Jaya Indonesia dengan nilai kontrak Rp.75.000.000, setoran ke RSUCM dinilai sangat amburadul.

Kegiatan parkir tersebut disebut sebut sarat masalah mulai dari biaya parkir yang di bebankan kepada keluarga pasien mencekik leher hingga terjadi aksi pukul dan penganiayaan yang dilakukan Juru parkir tethadap dokter.

Kasus terbaru yang terjadi Kamis (16/5) seorang tukang parkir memukul seorang dokter spesialis mata di pekarangan parkir hingga berujung ke Polres Lhokseumawe.

Sebuah sumber menyebutkan, keberadaan Oknum TNI berpangkat Lettu yang juga Kadisops Satrad 231 LSE itu dalam pengelolaan parkir diduga sub kontrak dengan perusahaan pemenang tender atau murni membacking usaha perpakiran.

Sumber juga mengatakan, kerab terjadi persoalan di RSUCM karena Oknum Lettu berinitial BAG selalu muncul diduga untuk membacking oknum Jukir yang sering buat kegaduhan.

“Pengelolaan parkir di RSUCM plat merah itu kini diduga dikelola oleh Oknum TNI-AU tersebut,” ujar sumber.

Bahkan oknum BAG itu juga akrab membawa-bawa nama orang kampung sebagai dalih pengelolaan Parkir, padahal semua itu dibawah kendali oknum tersebut.

Oknum TNI AU berinisial Lettu BAG dikonfirmasi Wartawan Kamis (16/5) membenarkan dirinya yang mengelola parkir RSUCM yang bekerjasama dengan kampung.

“Memang benar saya yang kelola parkir rumah sakit, tapi bareng- bareng dengan kampung,” ujarnya tanpa menyebutkan kampung mana yang terlibat kerjasamanya.

Seorang tokoh masyarakat meminta pimpinan TNI yang lebih tinggi untuk dapat menertibkan anggotanya yang sudah menjadi momok bagi masyarakat setempat. (Tri Nogroho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Gentro

    Tidak pantas karna menyangkut institusi

    Balas
  2. Nama

    Tolong untuk bagian petugas parkir terutama yang kerja shift sore yg cewek tolong mulut nya di sekolahkan sedikit dan jangan kurang ajar dengan masyarakat. Kalau memang kami pengguna parkir salah…tolong di beri pemahaman dengan kata kata yang baik dan wajar. Jangan dengan kata kurang ajar dan tidak ber etika..tolong lah untuk pihak RSU cut Meutia supaya bisa merekrut petugas atau staff yang beretika dan beradap.karena ini berjalan dalam pelayanan masyarakat. Jangan sampai karena petugas parkir yang mulut nya kasar dan tidak beretika, nama rumah sakit cut Meutia menjadi tercemar dan semakin buruk di mata masyarakat.

    Balas
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Revitalisasi Rampung, PAG Pastikan Tangki LNG Arun Siap Beroperasi

11 Februari 2026 - 15:18 WIB

Lumpur Bertahan, Sawah Tak Tergarap dan Sawit Rusak: Petani Aceh Tamiang Menunggu Kepastian

11 Februari 2026 - 11:21 WIB

Kepala BPKAD Aceh Utara: P3K Paruh Waktu Kebijakan Nasional, Bukan Sekadar Soal Honor

9 Februari 2026 - 15:57 WIB

Menguak Permainan Pendataan Rumah Rusak Pascabanjir Aceh Tamiang

8 Februari 2026 - 16:50 WIB

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

7 Februari 2026 - 17:25 WIB

Trending di Aceh