Menu

Mode Gelap
BUMDes Merugi, Tim Inspektorat Taput akan Monitoring 5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara SPPG dan KMP Tak Miliki PBG, Dinas Perizinan Taput Jemput Bola Kadis PMD Taput Siap Evaluasi Lembaga Bimtek Bermasalah, PDIP Dorong Pelaksanaan di Daerah Jalan Samping Kantor PWI Agara Tergerus Sungai, Satu Pengendara Jatuh ke Kali Bulan Massa Bakal Gelar Aksi ke Polres Jika Hingga Kamis Pelaku Penganiayaan Anak Belum Ditangkap

Aceh

Pengelolaan Parkir RSUCM Amburadul, Diduga Oknum TNI AU Jadi Backing

badge-check

Pengelolaan Parkir RSUCM Amburadul, Diduga Oknum TNI AU Jadi Backing Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.comPengelola parkir Rumah Sakit Umum Cut Meutia-Aceh Utara yang di kelola PT.Tribuana Jaya Indonesia dengan nilai kontrak Rp.75.000.000, setoran ke RSUCM dinilai sangat amburadul.

Kegiatan parkir tersebut disebut sebut sarat masalah mulai dari biaya parkir yang di bebankan kepada keluarga pasien mencekik leher hingga terjadi aksi pukul dan penganiayaan yang dilakukan Juru parkir tethadap dokter.

Kasus terbaru yang terjadi Kamis (16/5) seorang tukang parkir memukul seorang dokter spesialis mata di pekarangan parkir hingga berujung ke Polres Lhokseumawe.

Sebuah sumber menyebutkan, keberadaan Oknum TNI berpangkat Lettu yang juga Kadisops Satrad 231 LSE itu dalam pengelolaan parkir diduga sub kontrak dengan perusahaan pemenang tender atau murni membacking usaha perpakiran.

Sumber juga mengatakan, kerab terjadi persoalan di RSUCM karena Oknum Lettu berinitial BAG selalu muncul diduga untuk membacking oknum Jukir yang sering buat kegaduhan.

“Pengelolaan parkir di RSUCM plat merah itu kini diduga dikelola oleh Oknum TNI-AU tersebut,” ujar sumber.

Bahkan oknum BAG itu juga akrab membawa-bawa nama orang kampung sebagai dalih pengelolaan Parkir, padahal semua itu dibawah kendali oknum tersebut.

Oknum TNI AU berinisial Lettu BAG dikonfirmasi Wartawan Kamis (16/5) membenarkan dirinya yang mengelola parkir RSUCM yang bekerjasama dengan kampung.

“Memang benar saya yang kelola parkir rumah sakit, tapi bareng- bareng dengan kampung,” ujarnya tanpa menyebutkan kampung mana yang terlibat kerjasamanya.

Seorang tokoh masyarakat meminta pimpinan TNI yang lebih tinggi untuk dapat menertibkan anggotanya yang sudah menjadi momok bagi masyarakat setempat. (Tri Nogroho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. Gentro

    Tidak pantas karna menyangkut institusi

  2. Nama

    Tolong untuk bagian petugas parkir terutama yang kerja shift sore yg cewek tolong mulut nya di sekolahkan sedikit dan jangan kurang ajar dengan masyarakat. Kalau memang kami pengguna parkir salah…tolong di beri pemahaman dengan kata kata yang baik dan wajar. Jangan dengan kata kurang ajar dan tidak ber etika..tolong lah untuk pihak RSU cut Meutia supaya bisa merekrut petugas atau staff yang beretika dan beradap.karena ini berjalan dalam pelayanan masyarakat. Jangan sampai karena petugas parkir yang mulut nya kasar dan tidak beretika, nama rumah sakit cut Meutia menjadi tercemar dan semakin buruk di mata masyarakat.

Sudah ditampilkan semua
Baca Lainnya

Tokoh Masyarakat Darul Ihsan Desak Pemerintah Segera Legalkan Pengelolaan Sumur Minyak Rakyat

19 Juli 2026 - 19:16 WIB

Konflik Cot Girek Memasuki Titik Kritis, Nasib 500 Pekerja dan Perpanjangan HGU Berkejaran dengan Waktu

17 Juli 2026 - 22:52 WIB

Latih Kesiapsiagaan, PHE NSO Edukasi Anak Desa Kuala Cangkoi Tanggap Bencana

16 Juli 2026 - 19:24 WIB

Sukseskan Gerakan Indonesia Asri, Brimob Aceh Bersihkan Sekolah TK Al Jabal Nur

16 Juli 2026 - 12:34 WIB

5 Butir Ekstasi Gagal Edar, 3 Pelaku Dibekuk Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

14 Juli 2026 - 12:38 WIB

Trending di Aceh