ACEH UTARA, Harianpaparazzi.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mendorong penguatan sinergi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan, meningkatkan keterbukaan informasi publik, serta mengawal kepentingan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., saat membuka Pelatihan Dasar Jurnalistik yang diselenggarakan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lhokseumawe-Aceh Utara di Aula Hotel Mitra, Kabupaten Aceh Utara, Senin (12/10/2026).
Dayan hadir mewakili Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa.
Dalam sambutannya, Dayan menyampaikan bahwa keberadaan pers memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Pers tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Menurutnya, luasnya wilayah Kabupaten Aceh Utara membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, termasuk insan pers, agar informasi mengenai kebijakan, program pemerintah, serta perkembangan pembangunan dapat tersampaikan secara luas kepada masyarakat.
“Dengan wilayah Aceh Utara yang begitu luas dan membutuhkan perhatian semua pihak, kita berharap insan pers memiliki peran penting untuk membangun Aceh Utara ke depan,” ujar Dayan.
Ia menegaskan, kemitraan antara pemerintah daerah dan media perlu terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling menghargai. Dengan demikian, informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah dapat diterima masyarakat secara tepat, sekaligus memberikan ruang bagi penyampaian aspirasi serta persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Dayan juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik. Pemberitaan yang akurat, objektif, berimbang, dan mendidik dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang semakin kritis serta memiliki pemahaman yang baik terhadap berbagai persoalan pembangunan.
Di sisi lain, ia menegaskan bahwa pers tetap memiliki fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan. Kritik dan masukan yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperbaiki pelaksanaan program pembangunan.
“Fungsi kontrol sosial dari pers sangat penting. Melalui pemberitaan dan pengawasan yang objektif, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui sehingga menjadi perhatian pemerintah,” katanya.

Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
Sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan keterbukaan informasi, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara turut memanfaatkan peran Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo) sebagai saluran koordinasi serta penyampaian informasi terkait program dan perkembangan pembangunan daerah.
Melalui koordinasi yang baik antara perangkat daerah dan insan pers, pemerintah berharap informasi publik dapat disampaikan secara lebih efektif, sehingga masyarakat mengetahui arah kebijakan, program prioritas, serta berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Sinergi tersebut juga diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Dengan akses informasi yang memadai, masyarakat dapat mengikuti perkembangan daerah, menyampaikan aspirasi, serta berkontribusi dalam mendukung program-program pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara memandang media sebagai mitra penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, hubungan kemitraan yang telah terjalin diharapkan terus diperkuat dengan tetap menjunjung tinggi independensi pers dan kode etik jurnalistik.
JMSI Berikan Penghargaan kepada 23 Mitra Strategis
Dalam kegiatan tersebut, JMSI Lhokseumawe-Aceh Utara turut memberikan penghargaan kepada 23 mitra strategis sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kemitraan yang telah terjalin.
Salah satu penghargaan diberikan kepada Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang diserahkan melalui Sekda Aceh Utara, Dayan Albar, selaku perwakilan kepala daerah.
Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung penyebarluasan informasi serta pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap hubungan baik dengan organisasi pers dan seluruh insan media dapat terus ditingkatkan. Kolaborasi yang dilandasi profesionalisme, keterbukaan, dan tanggung jawab diharapkan mampu memperkuat penyampaian informasi pembangunan sekaligus memastikan aspirasi masyarakat mendapat perhatian.
Melalui sinergi yang berkelanjutan, Pemkab Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan daerah yang melibatkan partisipasi masyarakat, didukung informasi yang berkualitas, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Utara. (Advertorial)





