Menu

Mode Gelap
Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat! Di Balik Lumpur dan Doa Keluarga: Perjalanan Menggetarkan Seorang Wartawan Bener Meriah

Aceh

Pemkab Aceh Utara Gelar Paparan Penanganan Pasca Banjir Bersama Jurnalis

badge-check


					Pemkab Aceh Utara Gelar Paparan Penanganan Pasca Banjir Bersama Jurnalis Perbesar

Aceh Utara, Harianpaparazzi.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menggelar kegiatan paparan resmi terkait penanganan pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 24 Desember 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Operation Room Kantor Bupati Aceh Utara, Landing, Lhoksukon.


Paparan ini dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaluddin, serta dihadiri oleh para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, unsur teknis penanganan bencana, dan rekan-rekan jurnalis dari berbagai media lokal maupun regional.


Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyampaikan perkembangan terkini penanganan pasca banjir yang terjadi sejak akhir November 2025. Banjir besar tersebut berdampak luas terhadap pemukiman warga, infrastruktur publik, lahan pertanian, fasilitas pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah kecamatan.


Plt Sekda Aceh Utara, Jamaluddin, dalam paparannya menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat dan pemulihan awal, mulai dari evakuasi warga terdampak, pendirian posko pengungsian, distribusi logistik, hingga pendataan kerusakan dan kerugian akibat bencana.


“Pemerintah daerah terus berupaya maksimal dalam menangani dampak pasca banjir ini. Kami bekerja sama dengan TNI, Polri, BPBD, relawan, serta dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” ujar Jamaluddin.


Ia juga menegaskan pentingnya peran media massa dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada publik, terutama terkait kondisi lapangan, upaya pemerintah, serta kebutuhan masyarakat terdampak.


Melalui forum paparan ini, pemerintah daerah juga membuka ruang dialog dengan para jurnalis untuk menyampaikan masukan, pertanyaan, serta klarifikasi terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Hal ini diharapkan dapat memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan bencana.


Selain itu, Jamaluddin menyampaikan bahwa pemerintah daerah tengah menyusun langkah-langkah lanjutan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca banjir, termasuk perbaikan infrastruktur rusak, pemulihan layanan publik, serta dukungan bagi sektor pertanian dan ekonomi masyarakat.


Kegiatan paparan tersebut ditutup dengan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan insan pers untuk terus bersinergi dalam menyampaikan informasi yang konstruktif demi kepentingan masyarakat Aceh Utara.( Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Dana Desa Gampong Meunye Peut Disorot: Dugaan Indikasi Penyimpangan Aset, Program Berubah Sepihak, hingga BLT Dipotong Oknum Geuchik

9 Januari 2026 - 15:33 WIB

Tanggul Krueng Peuto Bobol, Ribuan Warga Desa Kumbang Terancam Mengungsi

8 Januari 2026 - 19:47 WIB

Trending di Aceh