Menu

Mode Gelap
APBK Aceh Utara Dinilai Masih Sehat, Pemulihan Pascabanjir Rp26 Triliun Jadi Beban Berat Daerah Dua Unit Rumah Semi Permanen Tanpa Penghuni Hangus Terbakar Aparat Gagalkan Pengiriman 2 Kg Sabu, Tersangka Disergap di Tol RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi

Aceh

Pantai Bantayan Diserbu Warga, Indahnya Dapet, Tapi Bersih dan Amannya Masih Tanda Tanya

badge-check


					Pantai Bantayan Diserbu Warga, Indahnya Dapet, Tapi Bersih dan Amannya Masih Tanda Tanya Perbesar

Lhoksukon, Harianpaparazzi.com – Ledakan pengunjung terjadi di Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, pada lebaran hari ketiga dan keempat. Ribuan warga memadati kawasan ini untuk berlibur, menjadikannya salah satu destinasi favorit di momen hari raya, dengan lonjakan kunjungan yang meningkat drastis dibanding hari-hari sebelumnya.

Pantauan di lapangan Selasa (24/03), suasana pantai dipenuhi wisatawan yang menikmati keindahan laut, sementara deretan pondok milik pedagang menyajikan berbagai makanan dan minuman bagi pengunjung. Tingginya animo masyarakat menunjukkan kuatnya daya tarik Pantai Bantayan sebagai wisata alam. Namun di balik ramainya kunjungan, persoalan kebersihan masih menjadi catatan, disertai kekhawatiran keselamatan pengunjung, menyusul informasi adanya kasus tenggelam yang disebut kerap terjadi setiap tahun.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Aceh Utara, Zulkifli, menyebutkan lonjakan kunjungan juga terjadi di sejumlah destinasi lain seperti Pantai Lancok dan Air Terjun Blang Kolam.

Foto: Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Zulkifli saat meninjau lokasi objek wisata bahari di pantai Bantayan Seunuddon, Aceh utara.

Bahkan, jumlah pengunjung di Pantai Bantayan disebut menembus puluhan ribu orang selama masa libur lebaran. Ia menegaskan, fasilitas dasar seperti sarana ibadah dan MCK menjadi perhatian utama, sementara untuk risiko tenggelam disebut sebagai faktor alam yang terus diantisipasi bersama pihak terkait. Puncak arus wisata diperkirakan masih akan berlangsung hingga hari ini dan besok, seiring tingginya mobilitas masyarakat selama libur lebaran. (firdaus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

UMKM Korban Banjir Aceh Tamiang Dijanjikan Bantuan Tunai, Pemda Akui Ribuan Pedagang Terpaksa Berutang

14 Mei 2026 - 20:27 WIB

Lima Bulan Menunggu Janji Bantuan, Warga Kampung Kesehatan Bertahan dari Utang dan Lumpur

13 Mei 2026 - 17:48 WIB

Revitalisasi Miliaran Rupiah Masuk Aceh Utara, Kepala Sekolah Diingatkan Jangan Main Proyek

13 Mei 2026 - 14:27 WIB

Rangkap Jabatan Perangkat Desa di Aceh Tamiang Terbongkar, Gaji Ganda Diduga Mengalir Lebih Setahun

12 Mei 2026 - 23:00 WIB

P4S Nisam Kembangkan Cokelat Lokal Premium, Hadirkan Produk Sehat dari Kebun Sendiri

11 Mei 2026 - 17:11 WIB

Trending di Aceh