Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., untuk pembangunan Terowongan Geurutee yang menghubungkan jalur Banda Aceh–Meulaboh.
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, Minggu ( 14/09) menambahkan penyerahan dokumen ke Bappenas menunjukkan komitmen Gubernur memperjuangkan kepentingan rakyat. “Pak Gubernur sangat berharap dukungan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan terowongan demi keselamatan masyarakat dan pengurangan risiko kecelakaan,” jelasnya
Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Muzakir atau yang akrab disapa Mualem menyerahkan berkas usulan pembangunan terowongan, disaksikan Ketua DPRA Zulfadhli, Sekda Aceh M. Nasir, dan Kepala BPKA Reza Saputra.
Menurut Mualem, jalur Geurutee yang melintasi Kabupaten Aceh Jaya rawan kecelakaan dengan kondisi tebing curam dan sering dilanda longsor. “Kami khawatir sering terjadi kecelakaan. Terowongan ini sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk keselamatan, tetapi juga kelancaran perekonomian masyarakat Aceh,” ujarnya.
Menteri Bappenas menyambut baik usulan tersebut dan berjanji akan mempelajari lebih lanjut agar bisa segera direalisasikan.
Dukungan juga datang dari Anggota DPRA, Irpannusir, yang menilai pembangunan terowongan Geurutee sudah sangat mendesak. Jalur tersebut merupakan akses utama menghubungkan wilayah barat selatan Aceh (Barsela) dengan Banda Aceh. Kondisi jalan yang sempit, tebing terjal, minim pembatas, serta sering macet oleh truk bermuatan besar, membuat akses ini dinilai membahayakan.
“Memang saat ini jalan Geurutee sudah sangat sulit dilintasi. Sudah saatnya kita membutuhkan terowongan,” kata Irpannusir.
Ia menyebutkan, usulan pembangunan terowongan sudah muncul sejak masa Gubernur Nova Iriansyah, bahkan sempat disiapkan desain oleh Bappeda, namun belum ada tindak lanjut serius. Menurutnya, baru di era Mualem usulan ini kembali diperjuangkan dengan serius melalui lobi ke kementerian, DPR RI, bahkan Presiden.
Irpannusir menilai langkah cepat Mualem memperjuangkan terowongan Geurutee menunjukkan keberpihakan kepada rakyat Barsela. Ia optimistis proyek ini akan menjadi warisan penting bagi kepemimpinan Mualem–Fadhlullah, sekaligus memperkuat posisi politik Mualem ke depan.







