Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Aceh

Muzakir Manaf Minta Dukungan Menteri PPN untuk Pembangunan Terowongan Geurutee

badge-check


					Muzakir Manaf Minta Dukungan Menteri PPN untuk Pembangunan Terowongan Geurutee Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com – Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta dukungan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S., untuk pembangunan Terowongan Geurutee yang menghubungkan jalur Banda Aceh–Meulaboh.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, Minggu ( 14/09) menambahkan penyerahan dokumen ke Bappenas menunjukkan komitmen Gubernur memperjuangkan kepentingan rakyat. “Pak Gubernur sangat berharap dukungan pemerintah pusat untuk merealisasikan pembangunan terowongan demi keselamatan masyarakat dan pengurangan risiko kecelakaan,” jelasnya

Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Jumat (12/9/2025). Dalam kesempatan tersebut, Muzakir atau yang akrab disapa Mualem menyerahkan berkas usulan pembangunan terowongan, disaksikan Ketua DPRA Zulfadhli, Sekda Aceh M. Nasir, dan Kepala BPKA Reza Saputra.

Menurut Mualem, jalur Geurutee yang melintasi Kabupaten Aceh Jaya rawan kecelakaan dengan kondisi tebing curam dan sering dilanda longsor. “Kami khawatir sering terjadi kecelakaan. Terowongan ini sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk keselamatan, tetapi juga kelancaran perekonomian masyarakat Aceh,” ujarnya.

Menteri Bappenas menyambut baik usulan tersebut dan berjanji akan mempelajari lebih lanjut agar bisa segera direalisasikan.

Dukungan juga datang dari Anggota DPRA, Irpannusir, yang menilai pembangunan terowongan Geurutee sudah sangat mendesak. Jalur tersebut merupakan akses utama menghubungkan wilayah barat selatan Aceh (Barsela) dengan Banda Aceh. Kondisi jalan yang sempit, tebing terjal, minim pembatas, serta sering macet oleh truk bermuatan besar, membuat akses ini dinilai membahayakan.

“Memang saat ini jalan Geurutee sudah sangat sulit dilintasi. Sudah saatnya kita membutuhkan terowongan,” kata Irpannusir.

Ia menyebutkan, usulan pembangunan terowongan sudah muncul sejak masa Gubernur Nova Iriansyah, bahkan sempat disiapkan desain oleh Bappeda, namun belum ada tindak lanjut serius. Menurutnya, baru di era Mualem usulan ini kembali diperjuangkan dengan serius melalui lobi ke kementerian, DPR RI, bahkan Presiden.

Irpannusir menilai langkah cepat Mualem memperjuangkan terowongan Geurutee menunjukkan keberpihakan kepada rakyat Barsela. Ia optimistis proyek ini akan menjadi warisan penting bagi kepemimpinan Mualem–Fadhlullah, sekaligus memperkuat posisi politik Mualem ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Siltap Aparatur Desa di Aceh Tenggara 4 Bulan Belum Dibayar, Ini Kata Kaban Pengelolaan Keuangan Daerah

12 Januari 2026 - 20:26 WIB

Sebulan Bertahan di Balai Desa, Pengungsi Banjir Baktiya Menanti Hunian Sementara

12 Januari 2026 - 16:19 WIB

Brimob Aceh dan Brimob Banten Gotong Royong Bersihkan Mesjid Di Aceh Utara

10 Januari 2026 - 16:15 WIB

Didampingi Pengacara, Warga Blang Panyang Laporkan Dugaan Perusakan Kebun Libatkan PJ Geuchik

10 Januari 2026 - 16:14 WIB

Proyek Jalan PT Krung Meuh Putuskan Listrik Warga, Kodim dan Danramil Diminta Klarifikasi

10 Januari 2026 - 12:09 WIB

Trending di Aceh