Menu

Mode Gelap
Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh Abdul Halim Dituding Gelapkan Uang Organisasi, Bendahara Ungkap Fakta Mengejutkan Dugaan Penyimpangan Dana Organisasi, PWI Aceh Ambil Alih Kepengurusan PWI Aceh Utara Menguak Krisis Air Bersih Kuala Simpang: Dua Jam Mengalir, Lima Hari Menunggu Kabar Gubernur Aceh Nikah Lagi Beredar di Medsos, Pemerintah Aceh Belum Beri Klarifikasi Diduga Tanpa Izin Camat dan Pemkab, Geuchik di Nibong Ikuti Bimtek Tertutup ke Medan, Per Desa Dipungut Rp15 Juta

Aceh

Mualem Tawarkan Investasi Aceh kepada Investor Timur Tengah di Makkah

badge-check


Mualem Tawarkan Investasi Aceh kepada Investor Timur Tengah di Makkah Perbesar

Banda Aceh, Harianpaparazzi.com — Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, memaparkan berbagai peluang investasi di Aceh kepada para investor asal Timur Tengah dalam sebuah pertemuan di Kota Makkah Al-Mukarramah, Kamis (16/10).
Pertemuan tersebut diinisiasi oleh perusahaan investasi terkemuka Arab Saudi, Sadeen Al-Bait, dan dihadiri oleh pengusaha dari Arab Saudi, Qatar, Sudan, Kuwait, serta Uni Emirat Arab.

Usai menunaikan ibadah umrah, Mualem sapaan akrab Muzakir Manaf didampingi Staf Khusus Bidang Hubungan Luar Negeri, H. Muhammad Fauzan Kamil, dan H. Teuku Irsyadi, menghadiri undangan para investor yang tengah berkumpul di kota suci tersebut. Dalam forum itu, Mualem menyampaikan presentasi selama hampir satu jam yang menyoroti potensi besar Aceh di berbagai sektor unggulan.

Dalam paparannya, Mualem menjelaskan bahwa Aceh memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, mulai dari pertambangan minyak bumi, batu bara, tambang emas, hingga bijih besi. Selain itu, Aceh juga memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, terutama komoditas seperti cengkeh, pala, dan kayu manis yang sangat diminati pasar Timur Tengah.

Mualem mengajak para investor untuk menjalin kerja sama dalam pengembangan industri pengolahan di Aceh, termasuk pembangunan pabrik minyak kelapa sawit, pabrik pengolahan ikan, pabrik serbuk kayu (wood pellet), serta industri biomassa. Ia juga memperkenalkan rencana pendirian maskapai Aceh Airlines sebagai langkah strategis untuk membuka konektivitas udara langsung domestik dan internasional dari Aceh.

Paparan tersebut disambut antusias oleh para investor. Sejumlah perusahaan menyatakan komitmen untuk menanamkan modal di Aceh. Alzayer Group dari Arab Saudi menyatakan kesiapannya berinvestasi di Aceh Airlines dengan rencana penyediaan delapan unit pesawat berbagai ukuran. Sementara Sadeen Al-Bait Group menegaskan rencana investasi di sektor energi biomassa, dan perusahaan asal Kuwait, Al-Barrak Company, menyatakan minat membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit serta pabrik ikan kaleng di Aceh.

Para investor tersebut juga berencana melakukan kunjungan ke Aceh dalam waktu dekat untuk menindaklanjuti pembahasan kerja sama investasi tersebut.

Selain bidang ekonomi, pertemuan itu juga membahas kerja sama pendidikan. Dekan Fakultas Bahasa Arab Universitas Ummul Qura, Makkah, yang turut hadir, menyatakan kesediaan menjalin kemitraan dengan Pemerintah Aceh melalui program beasiswa bagi putra-putri Aceh untuk melanjutkan studi di universitas tersebut, serta pengembangan pendidikan bahasa Arab bagi dayah dan lembaga pendidikan di Aceh.

Pertemuan yang berlangsung hangat itu ditutup dengan jamuan makan malam di villa keluarga Kerajaan Arab Saudi di kawasan Jabal Khandamah yang menghadap langsung ke Kakbah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wamen PAN-RB Datangi Aceh Tamiang, Menyasar PNS, P3K dan CPNS

24 Februari 2026 - 18:50 WIB

Rapim Polda Aceh 2026, Kapolda Aceh Tegaskan Komitmen Implementasi Arahan Presiden dan Kapolri

24 Februari 2026 - 18:48 WIB

Gunakan Surat Palsu Berkop DPRA, Sindikat Penipuan Proyek Rumah Duafa Rugikan Kontraktor Lebih dari Rp200 Juta —Yahdi Hasan Bantah Terlibat

24 Februari 2026 - 11:49 WIB

Bupati dan Plt Sekda Aceh Utara Bersilaturahmi dengan Kasubdit Tipikor Polda Aceh

23 Februari 2026 - 13:55 WIB

Penanganan Sampah Kayu Pascabencana Aceh Tertahan Administrasi, Satgas Diminta Tunggu Kejelasan

22 Februari 2026 - 09:54 WIB

Trending di Aceh