Menu

Mode Gelap
Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen Menyingkap Akar Bencana: Banjir Bandang Aceh dan Dugaan Okupasi Hutan Ilegal Saat Jalan Terputus, Bantuan Tak Cukup Datang: Apa yang Harus Dilakukan untuk Bener Meriah, Takengon? Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal Komunikasi Pemkab Aceh Utara Tersumbat, Penanganan Banjir Dinilai Lambat!

Headline

Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku

badge-check


					Misteri Penembakan Muhammad Nasir di Alue Lim: Utang Piutang dan Modus Terencana Pelaku Perbesar

Lhokseumawe, Harianpaparazzi.com – Suasana malam di Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, mendadak mencekam pada Minggu (9/11/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Seorang warga, Muhammad Nasir, ditemukan tewas di kediamannya, diduga ditembak orang tak dikenal (OTK).

Kepala Desa Alue Lim, Kadria, membenarkan korban meninggal dunia akibat luka tembak, namun belum dapat memberikan keterangan lebih rinci terkait kronologi kejadian.

Seorang tokoh masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, korban sempat terlibat konflik utang-piutang dengan beberapa pihak. Menurut saksi, korban dipanggil sekitar 15–20 meter dari rumahnya, dekat ujung jembatan, sebelum akhirnya ditarik ke dalam mobil oleh pelaku. Saksi juga menyebutkan, sempat terjadi adu mulut antara korban dan pelaku sebelum penembakan. “Awalnya ada satu sepeda motor di lokasi, tapi warga malam itu masih beraktivitas normal sehingga tidak menimbulkan kecurigaan,” ujarnya.

Saksi memperkirakan 4–5 orang berada di dalam mobil termasuk sopir, sementara 2 orang lainnya memantau dari sepeda motor. Mobil pelaku menggunakan kaca gelap sehingga identitas pelaku belum dapat dipastikan.

Menurut tokoh masyarakat tersebut, pelaku tidak terkait dengan kelompok tertentu atau bisnis lain, dan tindakan ini murni karena konflik personal. Korban menolak saat ditarik ke mobil, sehingga terjadilah penembakan.

Pihak Polres Kota Lhokseumawe saat ini berada di TKP, mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi dan mengidentifikasi pelaku. Aparat kepolisian juga menelusuri komunikasi korban, termasuk nomor HP terakhir yang dihubungi, untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat konflik utang-piutang.

Masyarakat Alue Lim mengaku waswas karena diyakini pelaku masih memiliki senjata. Banyak warga khawatir insiden serupa akan terulang, apalagi jika konflik utang-piutang tidak segera ditangani.

Kasus ini menekankan perlunya penegakan hukum cepat dan transparan, penyelesaian sengketa secara aman, serta pengawasan terhadap potensi konflik di lingkungan masyarakat. Penembakan Muhammad Nasir menjadi peringatan bagi warga dan aparat setempat tentang pentingnya keamanan lingkungan, kewaspadaan terhadap konflik, dan koordinasi antara masyarakat dan kepolisian untuk menjaga ketertiban di Gampong Alue Lim.(Tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menunggu Bantuan di Tengah Lumpur, Jerit Pengungsi Baktiya di Tanggap Darurat Keempat

11 Januari 2026 - 22:56 WIB

Proyek Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Utara Masih Tertunda, Baru Capai 53 Persen

7 Januari 2026 - 16:12 WIB

Rumah Sakit Kewalahan, Alarm Krisis Kesehatan Menguat Pascabanjir Aceh

27 Desember 2025 - 17:36 WIB

AJI Lhokseumawe Kecam Perampasan HP Wartawan oleh Oknum TNI di Aceh Utara

25 Desember 2025 - 20:30 WIB

Aceh Utara Dilanda Banjir Parah, Ayahwa Nilai Perhatian Pemerintah Pusat Belum Maksimal

24 Desember 2025 - 23:06 WIB

Trending di Headline