Menu

Mode Gelap
RSUD Cut Meutia Gratiskan Biaya Perawatan Korban Penusukan di Aceh Utara Sanksi Tegas ASN yang Menyalahgunakan WFH, Bisa Berujung Pemecatan Gerakan Peduli Keadilan Layangkan Petisi ke Pejabat Aceh Timur dan BNPB Pusat, Tuntut Hak Korban Banjir Dipenuhi Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah Sumatera, Aceh Tengah hingga Medan Terdampak Jangan Panik! Harga BBM Pertamina April 2026 Tetap, Ini Rincian Tarif di Sejumlah Daerah Empat Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Ditahan di Rutan Militer Berkeamanan Tinggi

Internasional

KOWANI Wujudkan Ekonomi Digital Implementasi Asta Cita

badge-check


					KOWANI Wujudkan Ekonomi Digital Implementasi Asta Cita Perbesar

New York, harianpaparazzi.com – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) kembali memperlihatkan komitmennya dalam memperjuangkan pemberdayaan perempuan melalui partisipasinya dalam Commission on the Status of Women (CSW) ke-68 yang diselenggarakan di Markas Besar PBB, New York, pada 11-22 Maret 2025.

Forum internasional ini menjadi ajang penting untuk membahas isu-isu perempuan global dan mencari solusi guna mewujudkan kesetaraan gender di berbagai sektor.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, memaparkan peran strategis KOWANI dalam mendukung kebijakan pemerintah Indonesia, khususnya dalam mengimplementasikan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya ekonomi berbasis digital dan akses teknologi bagi perempuan di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk terus mendorong transformasi digital dalam implementasi Asta Cita melalui program-program yang mendukung pemberdayaan perempuan di Indonesia. Dengan fokus pada penguatan ekonomi digital, perlindungan perempuan berbasis teknologi, serta literasi digital, kami berharap dapat menciptakan masa depan yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan bagi seluruh perempuan Indonesia dalam ekonomi digital global,” ujar Nannie Hadi Tjahjanto dengan penuh semangat.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan solusi konkret yang ditawarkan untuk menghadapi tantangan yang ada. Salah satunya adalah penguatan UMKM dan e-commerce bagi perempuan, serta program literasi digital berbasis komunitas yang menyediakan pelatihan keterampilan teknologi, termasuk penggunaan e-commerce, keuangan digital, dan branding produk secara daring.

“Kami telah meluncurkan berbagai pelatihan untuk perempuan, terutama yang berada di daerah-daerah, untuk memperkenalkan mereka pada teknologi digital. Dengan menguasai e-commerce dan kemampuan teknologi lainnya, perempuan dapat membuka peluang usaha baru dan lebih mandiri secara ekonomi,” tambah Nannie Hadi Thahjanto.

Partisipasi KOWANI dalam CSW ke-68 ini menjadi bukti komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan mendorong peran aktif mereka dalam pembangunan ekonomi berbasis digital di Indonesia.

KOWANI terus berupaya untuk memastikan bahwa perempuan Indonesia dapat berkontribusi secara maksimal dalam ekonomi digital global dan memperoleh manfaat yang setara dalam era transformasi digital ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Saraswati Smarana: Perayaan Sakral di Melbourne Mengenang Dewi Ilmu Pengetahuan, Tradisi, dan Kreativitas

11 September 2025 - 12:00 WIB

Team Real Art Indonesia Dapat Kehormatan Diundang Tampil di HUT RI Ke 80 Di KBRI Malaysia

17 Agustus 2025 - 18:37 WIB

Dir PPA PPO Bareskrim Polri Menyapa PMI di Hong Kong, Serap Aspirasi dan Perkuat Edukasi

3 Agustus 2025 - 16:55 WIB

Perkuat Sinergi Regional, Direktorat PPA dan PPO Bareskrim Polri Hadiri Pertemuan PICACC

16 Juli 2025 - 12:46 WIB

Mitra Kerja Terbaik Bumida Jalan-Jalan ke Korea Bareng Sultanah

24 Juni 2025 - 19:49 WIB

Trending di Internasional