Menu

Mode Gelap
Puskesmas Muara Batu Bantah Isu Dokter Mangkir: “Pelayanan Tetap Berjalan, Tidak Ada Pasien Terlantar” Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank

Aceh

Koordinasi Lapangan Buruk Picu Konflik, Kadus Dipukul Warga, Penanganan Banjir Disorot

badge-check


					Koordinasi Lapangan Buruk Picu Konflik, Kadus Dipukul Warga, Penanganan Banjir Disorot Perbesar

LHOKSEUMAWE, Harianpaparazzi.com – Suasana di Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, mendadak mencekam setelah terjadi konflik internal warga yang berujung pada aksi pemukulan terhadap seorang Kepala Dusun (Kadus).

Informasi yang dihimpun harianmpaparazi, Senin (30/3/2026), kericuhan dipicu oleh ketidakjelasan penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) serta penanganan korban banjir di wilayah tersebut. Warga yang merasa haknya belum terpenuhi meluapkan kekecewaan kepada perangkat desa.

Ketidaksinkronan Data Picu Ketegangan

Ketegangan diduga bermula dari adanya ketidaksinkronan antara data bantuan dengan kondisi di lapangan. Situasi ini diperparah oleh minimnya komunikasi antar pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.

Sejumlah sumber di lapangan menyebutkan, langkah penanganan yang tidak terkoordinasi dengan baik memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Masalah ini bukan hanya soal bantuan, tapi bagaimana komunikasi di lapangan tidak berjalan baik sehingga menimbulkan konflik antarwarga,” ujar seorang sumber.

Kadus Jadi Korban Amuk

Akibat situasi yang memanas, seorang Kepala Dusun menjadi sasaran kemarahan warga. Persoalan Jadup dan data rumah terdampak banjir yang belum jelas disebut sebagai pemicu utama insiden tersebut.

Warga menilai, lambatnya kejelasan terkait bantuan membuat emosi masyarakat tidak terkendali hingga berujung pada tindakan kekerasan.

Desakan Transparansi dan Evaluasi Penanganan

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di Desa Mesjid Punteut masih diliputi ketegangan. Masyarakat berharap adanya kejelasan, transparansi, serta perbaikan sistem koordinasi dalam penanganan pascabencana agar kejadian serupa tidak terulang.

Pihak terkait diharapkan segera memberikan penjelasan resmi guna meredam situasi dan mengembalikan kondusivitas di tengah masyarakat.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rivani Rizki Terpilih Sebagai Ketum POBSI Kota Lhokseumawe 2026-2030

30 Maret 2026 - 13:22 WIB

Puskesmas Muara Batu Bantah Isu Dokter Mangkir: “Pelayanan Tetap Berjalan, Tidak Ada Pasien Terlantar”

29 Maret 2026 - 20:34 WIB

Bantuan Dijanjikan, Warga Menunggu: Korban Banjir Aceh Utara Masih Menjerit

27 Maret 2026 - 21:52 WIB

Lansia Terlantar di Muara Batu: dr. Ima Suryani Tak Hadir, Antrean Mobile JKN Jadi “Zonk”!

27 Maret 2026 - 21:46 WIB

Dokter Ada di Kertas, Pasien Menunggu di Kursi: Skandal Sunyi di Balik Jas Putih Puskesmas

25 Maret 2026 - 10:42 WIB

Trending di Aceh