Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Aceh

Lansia Terlantar di Muara Batu: dr. Ima Suryani Tak Hadir, Antrean Mobile JKN Jadi “Zonk”!

badge-check

Lansia Terlantar di Muara Batu: dr. Ima Suryani Tak Hadir, Antrean Mobile JKN Jadi “Zonk”! Perbesar

Aceh, Harianpaparazzi.com — Wajah pelayanan kesehatan di Puskesmas Muara Batu, Jl. Medan–Banda Aceh, tercoreng pada Jumat (27/3/2026). Puluhan pasien lanjut usia (lansia) yang seharusnya mendapatkan perawatan prioritas justru harus menelan kekecewaan akibat ketidakhadiran dokter yang dijadwalkan bertugas.

Berdasarkan investigasi tim Harian Paparazi melalui pantauan aplikasi Mobile JKN, dr. Ima Suryani seharusnya memberikan layanan di Poli Lansia mulai pukul 08.00 hingga 13.45 WIB. Namun, fakta di lapangan menunjukkan hal sebaliknya. Kursi dokter kosong, sementara puluhan kakek dan nenek yang telah mengambil nomor antrean terlunta-lunta dalam ketidakpastian.

Data Antrean yang “Bisu”
Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 39 nomor antrean telah diambil oleh pasien. Ironisnya, sistem antrean tampak “mati suri”. Antrean terakhir yang terpanggil tertahan di nomor 92, sementara sisa antrean menunjukkan angka nol—sebuah anomali yang mencerminkan kacaunya manajemen pelayanan saat dokter tidak berada di tempat.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan Poli Umum. Di sana, dr. Alhadi terpantau hadir sesuai jadwal dan melayani hingga 96 pasien tanpa hambatan berarti.

Aplikasi Digital vs Realita Pahit
Pemerintah selama ini membanggakan aplikasi Mobile JKN sebagai solusi bagi masyarakat untuk memantau jadwal dokter secara daring. Namun, kejadian di Puskesmas Muara Batu hari ini membuktikan bahwa kecanggihan teknologi tidak berarti jika kedisiplinan tenaga medis tidak berjalan.

Masyarakat yang telah mengecek jadwal secara real-time dan datang dari berbagai desa justru harus menghadapi “ruang kosong” di puskesmas—sebuah ironi di tengah gencarnya digitalisasi layanan kesehatan.

Harian Paparazi Menanti Penjelasan Kadis Kesehatan
Redaksi Harian Paparazi akan terus memantau jadwal dokter di Puskesmas Muara Batu pada Senin mendatang. Hak pelayanan kesehatan warga, terutama para lansia, tidak boleh dikorbankan oleh ketidakdisiplinan oknum tertentu.

“Puskesmas adalah tempat orang sakit mencari kesembuhan, bukan tempat lansia mengantre ketidakpastian. Kami meminta Kadis Kesehatan Aceh Utara segera mengevaluasi kinerja dokter yang mangkir tanpa alasan jelas ini,” tegas Pimpinan Redaksi Harian Paparazi.

(Tri Nugroho Panggabean)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. sahabataceh45@gmail.com

    Itu menjatuhkan nama 1 dokter dan menaikkan 1 nama dokter?

    Kok aneh? Gak keliru kah? Kenapa kualitas berita buruk, tdk ada konfirmasi pasti dari pengolola puskesmas? Kenapa tdk kau tanya dulu pejabat pimpinannya!
    Carilah Rizki yg halal tanpa menjatuhkan orang lain..
    Ingat harta yang kau hasilkan dari cara haram akan mendarah daging. Yg Tempatnya dalam neraka.

Sudah ditampilkan semua
Baca Lainnya

Pemko Lhokseumawe Buka Seleksi 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pendaftaran hingga 6 November 2026

23 Okt 2026 - 21:07 WIB

Pemko Lhokseumawe Buka Seleksi 14 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pendaftaran hingga 6 November 2026

Sayuti Achmad Tawarkan KTA PWI Gratis, Tegaskan Donasi yang Membebani Anggota Harus Dihentikan

23 Okt 2026 - 21:03 WIB

Sayuti Achmad Tawarkan KTA PWI Gratis, Tegaskan Donasi yang Membebani Anggota Harus Dihentikan

Proyek Irigasi Blang Buloh Disorot, Dugaan Material Tambang Tanpa Izin Perlu Ditelusuri

22 Okt 2026 - 19:40 WIB

Proyek Irigasi Blang Buloh Disorot, Dugaan Material Tambang Tanpa Izin Perlu Ditelusuri

Pesan PWI Barsela: Jangan Kami Dimarjinalkan, Habis Manis Sepah Dibuang

22 Okt 2026 - 18:52 WIB

Pesan PWI Barsela: Jangan Kami Dimarjinalkan, Habis Manis Sepah Dibuang

Pembangunan Trotoar di Lhokseumawe Belum Menjangkau Sejumlah Kawasan Ramai

22 Okt 2026 - 16:02 WIB

Pembangunan Trotoar di Lhokseumawe Belum Menjangkau Sejumlah Kawasan Ramai
Trending di Aceh