Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Opini

Ketika Kritik Dianggap Musuh, Negara Sedang Kehilangan Cermin

badge-check

Ketika Kritik Dianggap Musuh, Negara Sedang Kehilangan Cermin Perbesar

Oleh: Trinugroho

Ketika kritik diposisikan sebagai ancaman dan wartawan diperlakukan layaknya lawan, sesungguhnya yang sedang runtuh bukan sekadar komunikasi publik. Yang ambruk perlahan adalah fondasi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Dalam negara demokrasi, kritik bukanlah bentuk pembangkangan. Ia adalah mekanisme koreksi. Wartawan pun bukan oposisi kekuasaan, melainkan jembatan antara fakta dan publik. Namun ketika kritik disambut dengan kecurigaan, pembungkaman, atau pelabelan negatif, negara tengah mengirim sinyal berbahaya: kekuasaan mulai alergi terhadap kebenaran.

Komunikasi publik yang sehat menuntut keberanian untuk mendengar hal-hal yang tidak menyenangkan. Pemerintah yang kuat justru lahir dari kemampuannya mengelola kritik, bukan meniadakannya. Sebab, kepercayaan publik tidak dibangun dari narasi sepihak, melainkan dari transparansi dan akuntabilitas.

Sejarah mencatat, setiap rezim yang memusuhi pers selalu memulai keruntuhannya dari titik yang sama: menutup telinga, mengeras dalam kekuasaan, dan menjauh dari rakyat. Ketika wartawan diperlakukan sebagai ancaman, masyarakat pun wajar bertanya—apa yang sebenarnya sedang ditutupi?

Negara tidak runtuh karena kritik. Negara runtuh ketika berhenti dikritik.

Maka, jika hari ini kritik dianggap musuh, esok yang tersisa hanyalah keheningan palsu. Dan dalam keheningan itu, kepercayaan publik pelan-pelan mati. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sukses Agenda SMSI Taput, Donna Situmeang Ditantang

29 Okt 2026 - 06:46 WIB

Sukses Agenda SMSI Taput, Donna Situmeang Ditantang

Tidak Ada Makan Siang Gratis dalam Perebutan Kursi Kepala Dinas, Integritas Kalah oleh Uang?

26 Okt 2026 - 23:55 WIB

Tidak Ada Makan Siang Gratis dalam Perebutan Kursi Kepala Dinas, Integritas Kalah oleh Uang?

Dari Sudut Kota “Jagal Hoda” Kedepankan Tanggung Jawab Sosial 

26 Sep 2026 - 08:40 WIB

Dari Sudut Kota “Jagal Hoda” Kedepankan Tanggung Jawab Sosial 

Menjaga Sholat Subuh dan Ashar, Merawat Cinta kepada Allah

24 Sep 2026 - 11:06 WIB

Menjaga Sholat Subuh dan Ashar, Merawat Cinta kepada Allah

Catatan Menggelitik Fraksi Demokrat Terkait Transfer TKD Rp 74 Miliar ke Taput

5 Sep 2026 - 14:42 WIB

Catatan Menggelitik Fraksi Demokrat Terkait Transfer TKD Rp 74 Miliar ke Taput
Trending di Kolom