Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

News

Kemendagri Dorong Keselarasan Pembangunan Daerah-Nasional di Musrenbang RPJMD dan RKPD Provinsi NTT

badge-check


					Kemendagri Dorong Keselarasan Pembangunan Daerah-Nasional di Musrenbang RPJMD dan RKPD Provinsi NTT Perbesar

Kupang, harianpaparazzi.com – Kementerian Dalam Negeri mendorong sinergi yang kuat antara perencanaan pembangunan daerah dan nasional dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD 2025–2029 dan RKPD 2026 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Hotel Aston Kupang, Rabu (14/5).

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, Menteri PPN/Kepala Bappenas, serta Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri secara daring.

Dalam arahannya, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Daud menekankan bahwa RPJMD dan RKPD harus disusun sejalan dengan RPJMN 2025–2029 serta mendukung 17 Program Prioritas Presiden. “Musrenbang ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan tujuan, sasaran, program, hingga sub kegiatan agar masuk ke dalam APBD secara tepat dan terukur,” kata Restuardy.

Kemendagri juga menyoroti sejumlah tantangan pembangunan di NTT, seperti rendahnya capaian IPM, pertumbuhan ekonomi, dan angka kemiskinan ekstrem yang masih tinggi.

Selain beberapa isu tersebut, Pemerintah Provinsi NTT diminta agar mendukung program strategis nasional antara lain Swasembada pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), Pembangunan 3 juta rumah untuk MBR, pembentukan Koperasi Merah Putih, dan Program Sekolah Rakyat.

Kemendagri juga menekankan pentingnya pengembangan kawasan strategis seperti Labuan Bajo, industri rumput laut, dan penguatan wilayah perbatasan.

Dengan Musrenbang ini, Kemendagri berharap pemerintah Provinsi NTT dapat memastikan arah pembangunan lima tahun ke depan selaras dengan visi Indonesia Emas 2045.

Seluruh jajaran daerah diminta memperkuat koordinasi lintas sektor, menyusun perencanaan berbasis data, serta memanfaatkan momentum Pilkada Serentak 2024 untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah agar menghasilkan dokumen perencanaan yang tidak hanya tepat waktu, tetapi juga berkualitas, terukur, dan mampu menciptakan lompatan kemajuan pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kecelakaan Tunggal di Pulau Sejuk, Gerak Sigap Polisi Jadi Sorotan

23 Maret 2026 - 12:16 WIB

Lewat Bantuan Sosial, Satresnarkoba Batu Bara Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

20 Maret 2026 - 16:03 WIB

Ultah ke-9 SMSI, Gusti Sinaga Serukan Soliditas Hadapi Tantangan Pers

18 Maret 2026 - 21:39 WIB

Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel

17 Maret 2026 - 01:27 WIB

Rapat Koordinasi Humas Lapas Tanjungbalai, Publikasi Kegiatan Pemasyarakatan Diperkuat

16 Maret 2026 - 10:54 WIB

Trending di News