Menu

Mode Gelap
Tiga Media Sehari, Tiga Surat Teguran: Dewan Pers Kehabisan Sabar Hadapi Media yang Ngeyel Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG Plt Kepala DPPKB Aceh Tenggara Periksa Aset Kendaraan Dinas dan Fasilitas Kantor Oknum Pengembang Villa Buket Rata Serobot Aset Desa, Jalan Umum Dijadikan Jaminan Bank Direktur PNL Raih Gelar Doktor Ilmu Teknik USK, Angkat Inovasi Fly Ash untuk Pembangunan Berkelanjutan Oknum Mantan Ketua PWI Aceh Utara Diduga Masih Kuasai Aset Organisasi, PWI Aceh: Seluruh Aset di Bawah Kendali PWI Aceh

Aceh

Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama

badge-check


					Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama Perbesar

Banda Aceh – Harianpaparazzi.com I Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh melakukan Medical Evakuasi (Medevac) terhadap 1 orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia di Perairan Selat Benggala pada Jum’at, (24/05/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain kepada media ini mengatakan, “Pada Kamis, 16 Mei 2024, sekitar pukul 11.35 WIB, Kapal MT. Ocean Virginia melakukan pelayaran dari Port Kandla (India) menuju Port Incheon (Korea Selatan),” katanya.

“Ditengah pelayaran, Jum’at (24/5), seorang crew kapal mengalami luka pada ketiga jarinya akibat kecelakaan kerja, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” sebutnya.

Adapun 1 Crew Kapal Tanker yang berbendera Panama tersebut yaitu Mr. JYM Cabardo Del Socorro (53) berjenis kelamin pria dan berpaspor Filipina.

Lebih lanjut Al Hussain menjelaskan, setelah menerima informasi dari Agen Kapal tentang permintaan Medevac MV. Ocean Virginia, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh memberangkatkan Tim Rescue Basarnas bersama Potensi SAR dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju titik evakuasi.

“Sesampainya dititik evakuasi, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan berhasil dengan selamat,” ungkapnya.

“Dari Hasil Pemeriksaan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh bahwa Korban mengalami Cidera Tangan bagian kiri pada bagian ruas jari. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Ulele Banda Aceh,” sebutnya

“Pukul 16.30 WIB, KN SAR Kresna bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Selanjutnya korban diserahkan kepada Pihak Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh untuk dievakuasi menuju RSUD Zainal Abidin guna pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.” Pungkasnya

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi Medevac Tim SAR Gabungan yaitu Basarnas Banda Aceh, Polsek Ulee Lheue, BKK Kelas I Banda Aceh, Pos AL Lampulo, Agen Kapal, Satgas SAR, Orari, Rapi serta sejumlah awak Media. (ZUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mahasiswa HIMA-ATE Gelar Aksi Damai di Takengon, Soroti Kasus Kekerasan Aktivis HAM dan Isu Bencana Lokal

19 Maret 2026 - 20:17 WIB

RSUD Cut Meutia Bersama PAPDI Aceh dan ILLUNIA Gelar Bakti Sosial Ramadhan di Desa Alue Dua

15 Maret 2026 - 16:01 WIB

Oknum Wakil Bupati Aceh Timur Diduga Gunakan Jabatan untuk Mempengaruhi 21 Dapur MBG

13 Maret 2026 - 23:56 WIB

Di Bawah Kepemimpinan dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, RSUD Cut Meutia Catat Berbagai Kemajuan Pelayanan Kesehatan

13 Maret 2026 - 19:22 WIB

Dugaan Pembalakan Liar di Hutan Lindung Langkahan, ±200 Hektare Hutan Diduga Digunduli

12 Maret 2026 - 18:39 WIB

Trending di Aceh