Menu

Mode Gelap
Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan Masjid Punteut Kalahkan Seneubok 2–0 di Turnamen Bola Kaki HUT RI ke-80 Forkopimcam Blang Mangat Cup 2025 Hendry Ch Bangun Daftar Calon Ketua Umum PWI, Ajak Semua Anggota Bersatu Majukan PWI

Aceh

Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama

badge-check


					Kecelakaan Kerja, Basarnas Aceh Evakuasi 1 Orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia Berbendera Panama Perbesar

Banda Aceh – Harianpaparazzi.com I Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Banda Aceh melakukan Medical Evakuasi (Medevac) terhadap 1 orang Crew Kapal Tanker MV. Ocean Virginia di Perairan Selat Benggala pada Jum’at, (24/05/2024).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh Al Hussain kepada media ini mengatakan, “Pada Kamis, 16 Mei 2024, sekitar pukul 11.35 WIB, Kapal MT. Ocean Virginia melakukan pelayaran dari Port Kandla (India) menuju Port Incheon (Korea Selatan),” katanya.

“Ditengah pelayaran, Jum’at (24/5), seorang crew kapal mengalami luka pada ketiga jarinya akibat kecelakaan kerja, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut,” sebutnya.

Adapun 1 Crew Kapal Tanker yang berbendera Panama tersebut yaitu Mr. JYM Cabardo Del Socorro (53) berjenis kelamin pria dan berpaspor Filipina.

Lebih lanjut Al Hussain menjelaskan, setelah menerima informasi dari Agen Kapal tentang permintaan Medevac MV. Ocean Virginia, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh memberangkatkan Tim Rescue Basarnas bersama Potensi SAR dari Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menggunakan KN. SAR Kresna 232 menuju titik evakuasi.

“Sesampainya dititik evakuasi, Tim SAR Gabungan kemudian melakukan evakuasi terhadap korban dan berhasil dengan selamat,” ungkapnya.

“Dari Hasil Pemeriksaan Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh bahwa Korban mengalami Cidera Tangan bagian kiri pada bagian ruas jari. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Ulele Banda Aceh,” sebutnya

“Pukul 16.30 WIB, KN SAR Kresna bersama Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Ulee Lheue, Selanjutnya korban diserahkan kepada Pihak Balai Karantina Kesehatan Kelas I Banda Aceh untuk dievakuasi menuju RSUD Zainal Abidin guna pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut.” Pungkasnya

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi Medevac Tim SAR Gabungan yaitu Basarnas Banda Aceh, Polsek Ulee Lheue, BKK Kelas I Banda Aceh, Pos AL Lampulo, Agen Kapal, Satgas SAR, Orari, Rapi serta sejumlah awak Media. (ZUL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam PT PN, Laporan Resmi Masuk Polres Aceh Utara

28 Agustus 2025 - 22:45 WIB

PTPL Siap Jadi Pemain Rantai Pasok Lokal dalam Pengembangan Blok Andaman

27 Agustus 2025 - 23:11 WIB

Bulog Kuasai Pasar Beras: Stok Melimpah, Kualitas dan Harga Jadi Pertanyaan

27 Agustus 2025 - 14:53 WIB

Kasus Anak Diduga Dianiaya Satpam di Cot Girek, Korban Belum Buat Laporan Polisi

26 Agustus 2025 - 23:23 WIB

Diduga “Rampok Tanah” di Lhokseumawe: UIN Arasy dan BPN Kota Jadi Sorotan

26 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Trending di Aceh